AYOJAKARTA.COM — Para KPM bansos Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode Mei-Juni 2024 telah resmi disalurkan melalui empat bank penyalur, yaitu Bank BRI, BNI, Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia.
Namun, ada kabar yang kurang menyenangkan bagi para KPM yaitu salah satu bantuan sosial (bansos) akan dihentikan oleh pemerintah dan terakhir akan disalurkan pada bulan Juni 2024.
Bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH), alokasi bulan Juni 2024 sudah mulai dicairkan bersamaan dengan bantuan BPNT Mei-Juni 2024. Meskipun belum 100% tersalurkan, proses penyaluran BPNT Mei-Juni 2024 melalui empat bank penyalur telah dimulai dan terus berlanjut.
Dikutip dari YouTube Naura Vlog, Kamis, 6 Juni 2024, penyaluran BPNT melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Ada beberapa lokasi yang sudah menerima pencairan BPNT sebesar Rp400.000, yaitu Pasar Tais, Kabupaten Ogan Ilir,Wilayah Subang, Bandar Lampung Kota.
Meskipun belum seluruh penerima mendapatkan dananya, diharapkan proses penyaluran akan segera selesai.
Bagi yang belum menerima, disarankan untuk secara berkala mengecek saldo di ATM, brilling, atau melalui layanan mobile banking (m-banking) dari bank masing-masing agar tidak perlu keluar rumah dan menghemat biaya transportasi.
Cara Aktivasi Mobile Banking
Untuk memudahkan pengecekan saldo, penerima bisa mengaktifkan layanan mobile banking. Berikut adalah panduannya:
- Bank BNI - Aktivasi m-banking BNI dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi di ponsel tanpa harus ke kantor bank.
- Bank BRI (Brimo) - Harus datang ke kantor BRI dengan membawa KTP, KK, buku tabungan, dan kartu ATM.
- Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia - Aktivasi m-banking harus dilakukan di kantor bank dengan membawa dokumen yang diperlukan.
- Baca Juga: KPM BPNT Murni dan PKH Sumringah, 4 KKS Terisi Saldo Bansos Rp400 Ribu Hari Ini, Cair Serentak dengan PKH Mei-Juni?
Penghentian Bantuan Sosial Beras 10 Kg
Pemerintah mengumumkan bahwa salah satu bantuan sosial, yaitu bantuan beras 10 kg, akan dihentikan pada bulan Juni 2024. Bantuan ini sebelumnya dijadwalkan untuk disalurkan selama 6 bulan, mulai dari Januari hingga Juni 2024.
“Jadi tadi sudah diputuskan harusnya bantuan sosial beras itu sampai September, Oktober, November, diperpanjang sampai Desember kemudian Januari, Februari, lanjut nanti sampai portal kedua tahun 2024 Maret, April, Mei, Juni,” ujar Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan pada rapat di Istana Merdeka Jakarta Pusat tahun lalu, dikutip dari laman kominfo.go.id.
Bantuan beras 10 kg sangat membantu KPM, terutama di tengah naiknya harga pangan dan beras. Banyak penerima yang sangat terbantu oleh program ini, terutama yang terdampak gagal panen dan cuaca ekstrem seperti El Nino.***