Bisnis

Status di SIKS-NG Sudah SPM! Bansos Rp 400 Ribu Masuk ke Rekening BSI, BPNT Alokasi Mei-Juni 2024 Sudah Cair?

Oleh: Linda Wati Jumat 24 Mei 2024, 14:22 WIB
Status di SIKS-NG Sudah SPM! Bansos Rp 400 Ribu Masuk ke Rekening BSI, BPNT Alokasi Mei-Juni 2024 Sudah Cair?

AYOJAKARTA.COM -- Kabar gembira, bantuan sosial (bansos) BPNT akan cair dua bulan sekaligus untuk alokasi bulan Mei-Juni 2024.

Saat ini status di SIKS-NG untuk bansos BPNT sudah Surat Perintah Membayar (SPM) yang artinya akan segera dicairkan.

Kira-kira bank apa saja yang sudah muncul status sudah SPM untuk bansos BPNT alokasi Mei-Juni 2024.

Sebelumnya, bantuan BPNT di SIKS-NG hanya muncul satu periode saja yakni alokasi bulan Mei 2024, namun ternyata berubah menjadi dua bulan.

Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Banjir Berkah, 2 Bansos Mei-Juni Positif Cair Serentak Rp150 Ribu, Rp400 Ribu Sampai Rp1,7 Juta via KKS Hari Ini, Cek Segera!

Sudah ada beberapa bank penyalur yang status bantuan BPNT alokasi Mei-Juni sudah SPM, seperti BRI, BNI, Mandiri dan BSI.

Kabarnya, sudah ada KPM yang menerima bantuan BPNT melalui salah satu bank penyalur.

KPM tersebut mengabarkan bahwa bansos sembako Rp 400 ribu telah disalurkan melalui BSI.

Namun, belum diketahui secara pasti apakah benar itu bantuan BPNT alokasi Mei-Juni yang telah cair.

Baca Juga: Alhamdulillah! Akhirnya Cair Bansos BPNT Alokasi Mei-Juni 2024 di Bank Ini, Berapa?

Sementara itu, untuk bantuan PKH sudah mulai disalurkan dan yang pertama mencairkan adalah BSI.

Namun, untuk PKH tahap 3 status di SIKS-NG sudah SI, artinya pemindah bukuan bantuan sosial dan sudah memasuki proses transfer pada para KPM.

Khusus untuk bantuan PKH, pencairannya tinggal menunggu hari saja.

Baca Juga: KEJUTAN! Bansos BPNT via Kartu KKS FIX Cair Double dan Status di SIKS-NG Sudah Berubah SPM, Ada Bonus Rp1.750.000 Begini Cara Dapatnya

Kisaran antara 1-7 hari ke depan, diperkirakan bantuan akan segera dicairkan.

Itu dia informasi seputar pencairan bansos BPNT dan PKH yang dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Info Digital.***

Reporter Linda Wati
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil