AYOJAKARTA.COM– Masyarakat penerima manfaat bantuan sosial (bansos) kembali menanti pencairan dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk triwulan kedua tahun 2025.
Isu pencairan BPNT senilai Rp600.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai ramai dibicarakan, terlebih setelah beredar informasi bahwa sebagian warga telah menerima dana tersebut melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Namun, benarkah saldo bansos tersebut sudah masuk ke rekening KKS per hari ini?
Baca Juga: 2 Bansos Baru Segera Cair Merata, BLT BBM Akan Disalurkan Rp600 Ribu per KPM?
Target Pencairan Triwulan Kedua Dimulai Pekan Ketiga Mei
Mengacu pada pernyataan resmi Kementerian Sosial (Kemensos), penyaluran bantuan untuk triwulan kedua meliputi BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH) ditargetkan mulai dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Mei 2025.
Bansos ini mencakup periode April, Mei, dan Juni 2025 dan akan disalurkan melalui KKS kepada para penerima yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pantauan Saldo KKS dan Aplikasi SIKS-NG Belum Tunjukkan Pergerakan
Tim melakukan pengecekan langsung pada aplikasi SIKS-NG Pendamping pada Sabtu sore, 11 Mei 2025.
Hasilnya, belum terlihat adanya proses Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk BPNT tahap kedua. Hal ini menunjukkan bahwa pencairan secara resmi memang belum dimulai.
Selain itu, pengecekan manual melalui mesin ADC dengan menggunakan lima jenis KKS dari berbagai kategori, termasuk KKS penerima BPNT murni, PKH plus BPNT kategori lansia, anak SD, dan SMA menunjukkan hasil serupa.
Tidak ada saldo bansos yang masuk ke rekening pada tanggal tersebut. Bahkan sebagian kartu hanya menunjukkan saldo sisa di bawah Rp1.000.
Baca Juga: Sudah Tahu? Deretan Penghargaan Bergengsi di Lingkaran Keluarga Jokowi
Dugaan Perubahan Data Penerima Bansos Jadi Penyebab Keterlambatan
Belum adanya pencairan ini diduga berkaitan dengan transisi data penerima manfaat dari DTKS menuju Data Terpadu Satu Nasional (DTSN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai implementasi perubahan data tersebut dalam sistem penyaluran bansos.
Meski muncul informasi bahwa BPNT senilai Rp600.000 telah dicairkan, pantauan dari aplikasi pendamping dan pengecekan saldo KKS menunjukkan bahwa pencairan bantuan tersebut belum dimulai per 11 Mei 2025.
Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing informasi hoaks dan terus memantau perkembangan melalui saluran resmi Kemensos atau pendamping sosial di wilayah masing-masing.***