AYOJAKARTA.COM – Ada informasi penting dan menggembirakan bagi para keluarga penerima manfaat (KPM) karena sejumlah bantuan sosial terus saja disalurkan.
Diinformasikan bahwa ada BLT Rp600.000 yang cair di tiga kecamatan dan para KPM telah menerima surat undangan dengan kode MRP.
Apakah merupakan BLT Mitigasi Risiko Pangan karena nominal pencairannya sama yakni Rp600.000?
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Naura Vlog pada Rabu 15 Mei 2024, bansos yang dimaksud bukan BLT Mitigasi Risiko Pangan, melainkan BLT berupa bantuan sembako tunai alias BPNT.
Surat undangan dengan kode MRP untuk pencairan PKH dan BPNT telah dibagikan pada para KPM yang sudah dijadwalkan cair.
Beredar di media sosial jadwal cair bansos PKH dan BPNT di bulan Mei 2024, pencairan kali ini untuk alokasi bulan April-Juni 2024.
Ada tiga kecamatan yang berada di Kabupaten Tasikmalaya yang dijadwalkan untuk pencairan PKH dan BPNT alokasi April-Juni 2024.
Untuk tanggal penyalurannya adalah pada Selasa 14 Mei 2024.
Ada tiga kecamatan yang menyalurkan bantuan berlogo MRP baik itu PKH maupun BPNT.
Kecamatan yang dimaksud adalah Mangkubumi, Tamansari dan Cibeureum.
Di Kecamatan Mangkubumi, ada total 192 KPM yang berada di delapan kelurahan yang sudah mendapat PKH dan BPNT.
Untuk Kecamatan Cibeureum, ada total 118 KPM yang berada di sembilan kelurahan yang sudah dijadwalkan cair untuk PKH dan BPNT.
Baca Juga: Hasil Cek Saldo di KKS Ada Dana Masuk Rp200 Ribu, Benarkah Bansos BPNT Mei 2024 Resmi Sudah Cair?
Selain di tiga kecamatan tersebut, tak menutup kemungkinan bahwa wilayah lain juga ikut turut menjadwalkan pencairan PKH dan BPNT untuk alokasi April-Juni 2024 melalui PT Pos Indonesia.
Sementara itu untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut dari pemerintah.
Jika melihat update pada aplikasi SIKS-NG, belum muncul status BLT Mitigasi Risiko Pangan di tahun 2024 ini.
Status yang muncul di SIKS-NG masih sama yaitu BLT Minyak Goreng, BLT BBM dan BLT El Nino di tahun 2023.
Bagi para KPM yang telah menunggu pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan harap bersabar karena kemungkinan besar bantuan ini tetap disalurkan, tetapi belum ada kepastian waktu.***