Bisnis

PKH Mei-Juni Sudah SI? Terpantau KPM Kategori Ini Terima Top Up Saldo di KKS BNI Rp500 Ribu Hari Ini, Cek Segera

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Selasa 14 Mei 2024, 15:06 WIB
Ilustrasi. Bansos PKH

AYOJAKARTA.COM - Bansos PKH dan BPNT periode salur Mei-Juni memang menjadi bantuan sosial Kemensos yang ditunggu pencairannya.

KPM PKH murni dan KPM BPNT murni menantikan kedua bansos reguler tersebut segera dicairkan oleh Kemensos sesegera mungkin.

Pencairan bansos PKH dan BPNT periode salur Mei-Juni akan disalurkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI.

Kemensos masih terus mencairkan bansos reguler dan tambahan untuk keluarga penerima manfaat setiap periodenya.

Baca Juga: Mau Masuk UI Tapi Skor UTBK Rendah? Ini Jurusan Kuliah dengan Skor UTBK Terendah di Universitas Indonesia

Untuk sekarang, Kemensos masih mencairkan bantuan sosial reguler secara bertahap kepada KPM yang namanya tercantum di data bayar atau SP2D pencairan bantuan.

Pencairan bansos PKH dan BPNT diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin.

Memasuki minggu kedua bulan Mei 2024, seluruh KPM masih menunggu kapan bansos PKH dan BPNT periode salur Mei-Juni segera dicairkan.

Kemensos masih terus aktif mencairkan bansos reguler PKH dan BPNT baik melalui PT Pos Indonesia untuk periode salur April-Juni.

Bansos PKH dan BPNT juga dicairkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI dan sampai sekarang masih terus direalisasikan.

Baca Juga: KPM PKH, BPNT, non DTKS Sumringah! 8 Bansos Kompak Cair via KKS, Pos, dan Bank Hari Ini

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Diary yang pada hari Selasa, 14 Mei 2024, terpantau ada beberapa KPM yang mengunggah bukti struk penarikan saldo bantuan dari KKS BNI pada tanggal 13-14 Mei 2024.

KPM tersebut adalah penerima bansos BPNT yang mendapatkan pencairan bansos PKH sebesar Rp500 ribu.

Jika dilihat dari nominal pencairan bantuan, KPM BPNT murni tersebut memiliki komponen ibu hamil satu orang atau anak usia dini (0-6 tahun) satu orang.

Banyak yang menduga bansos yang diterima tersebut merupakan bansos PKH periode Mei-Juni karena KPM tersebut bukan penerima PKH dan bansos BPNT periode April sudah cair.

Apakah benar bansos PKH periode Mei-Juni sudah dicairkan?

Jawabannya belum.

KPM BPNT murni yang menerima pencairan dana bansos sebesar Rp500 ribu di KKS Bank BNI tersebut merupakan penerima bansos PKH validasi by system untuk pencairan periode Maret-April.

Kemensos telah menetapkan sebagian kecil KPM BPNT murni sebagai penerima bansos PKH validasi by system untuk menggenapi kekosongan kuota 10 juta penerima bansos PKH.

KPM BPNT murni masuk dalam kategori kelayakan komponen sebagai persyaratan utama penerima bansos PKH validasi by system.

Baca Juga: Mau Masuk UGM Tapi Skor UTBK Rendah? Berikut 15 Jurusan Kuliah dengan Skor UTBK Terendah di Universitas Gadjah Mada

Jadi mulai pencairan periode Maret-April, KPM BPNT murni tersebut sudah ditetapkan oleh Kemensos menjadi KPM PKH dan akan menerima bansos PKH sesuai komponen yang dimiliki.

KPM tersebut tentunya sudah tercantum namanya di data bayar SP2D pencairan bansos PKH yang baru saja diterbitkan oleh Kemensos.

Untuk sekarang, progres pencairan bansos PKH Mei-Juni sudah terupdate di SIKS-NG, nama bansos dan periode salurnya.

Sebagian KPM sudah terupdate di SIKS-NG berhasil cek rekening tetapi belum SP2D sehingga proses pencairan masih membutuhkan waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Daftar Jurusan Kuliah S1 Termurah di UNDIP, Jalur SNBP hingga Mandiri di Setiap Fakultas

Untuk KPM yang belum terpantau berhasil cek rekening, Kemensos masih terus melakukan validasi data calon penerima PKH periode Mei-Juni mulai dari pengecekan komponen, evaluasi komponen hingga penetapan nama penerima bansos PKH (final closing).

KPM juga bisa memantau progres pencairan bansos PKH dan apakah namanya masuk dalam daftar penerima bansos PKH periode Mei-Juni maka bisa bertanya kepada pendamping sosial sehingga dapat dicek melalui akun SIKS-NG. ***

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Desi Kris