Bisnis

11 Syarat CPNS 2024 Kemenkumham Jabatan Penjaga Tahanan, Termasuk Tinggi Badan, Auto Lolos Ternyata Harus Penuhi Ini..,

Oleh: Adhianingtia Wulandari Selasa 14 Mei 2024, 13:09 WIB
Ilustrasi CPNS 2024 Kemenkumham

AYOJAKARTA.COM - Banyak pertanyaan terkait syarat untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil pada jabatan Penjaga Tahanan atau sipir.

Ternyata salah satunya ada syarat wajib tinggi badan yang harus Kamu penuhi yang diberikan oleh Kemenkumham pada formasi CPNS 2024 tersebut.

Formasi menjadi Penjaga Tahanan pada formasi CPNS 2024 ini diperuntukan bagi Kamu lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), jadi bagi Kamu yang berminat wajib penuhi 11 syarat ini.

Apakah Kamu berminat menjadi seorang PNS dengan jabatan Penjaga Tahanan atau sipir di CPNS 2024?

Jika benar, Kamu harus mempersiapkan 11 syarat ini dengan matang-matang.

Baca Juga: Fakta Psikologi: 7 Tanda Kamu Mengalami Lelah Mental, Salah Satunya Ternyata Susah Tidur

Berikut 11 syarat yang wajib Kamu penuhi agar lolos menjadi PNS dengan jabatan Penjaga Tahanan lulusan SMA/ SMK dari Kemenkumham yang dikutip oleh ayojakarta dari akun tiktok @bidikcpns adalah;

1. Ijazah/ STTB lulusan SMA- SMK

2. Daftar nilai SKHUN

3. SKCK yang masih berlaku

4. Usia 18- 35 tahun

5. Tidak buta warna, cacat fisik dan mental, tidak bertato dan bertindik

6. Surat Keterangan BMI 18, 5- 28 tinggi badan Pria 160 cm dan Wanita minimal 155 cm

Baca Juga: Sejumlah Nama Terkenal Masuk Bursa Pilkada Jakarta, Mulai dari Anies Baswedan hingga 2 Keponakan Prabowo Subianto

7. Surat lamaran (unduh di web biropeg) biropeg.kejaksaan.go.id

8. 2 pernyataan (unduh di erb biropeg)

9. KTP asli

10. Foto dengan background merah dengan mengenakan kemeja putih

11. Sertifikat komputer atau MS. Office

Itulah 11 syarat wajib yang harus Kamu penuhi agar lolos CPNS 2024 yang menjadi jabatan Penjaga Tahanan.***

Baca Juga: 8 Sekolah Kedinasan yang Lulusannya Punya Gaji Tertinggi, Nominalnya Fantastis Bisa Sentuh Angka Hingga 3 Digit Lho!

Reporter Adhianingtia Wulandari
Editor Imanudin Abdurohman