AYOJAKARTA.COM - Pencairan bantuan sosial (bansos) masih terus dilangsungkan oleh PT Pos Indonesia.
PT Pos Indonesia memang ditunjuk oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyalurkan bansos secara tunai.
Sedangkan yang non tunai, ada empat bank penyalur. BNI, BRI, Bank Mandiri dan BSI.
Di akhir bulan tepatnya 30 April 2024, ada 10.917 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah mendapatkan undangan pengambilan bansos oleh PT Pos Indonesia.
Mereka tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Kecamatan Kalipuro (2.264 KPM), Kecamatan Licin (1.051 KPM), Kecamatan Glagah (1.340 KPM).
Ada juga di Kecamatan Giri (794 KPM), Kecamatan (1.829 KPM), Wongsorejo (1.881 KPM) dan Blimbingsari (1.758 KPM).
Dilansir Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos, Selasa 30 April 2024, jumlah tersebut adalah KPM Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Belum termasuk KPM PKH murni.
Baca Juga: 4 Kepribadian Seseorang Yang Suka Warna Biru, Dari Penuh Kasih Sayang Hingga Over Thinking
Namun berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, pencairan dilakukan secara bersamaan.
Untuk BLT irisan, yakni PKH plus BPNT bantuan yang diterima beda-beda. Khusus KPM BPNT bantuan yang sudah pasti diterima adalah Rp 600 ribu alokasi April - Juni.
Sedangkan yang BPNT plus PKH nominalnya bervariasi. Minimal yang diterima adalah Rp 825 ribu
Nominal tersebut terdiri dari BPNT Rp 600 ribu dan Rp 225 ribu untuk komponen anak usia SD satu orang.
Undangan tersebut adalah untuk KPM di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Ada kemungkinan di daerah lain juga ada pencairan bansos.
Baca Juga: Tes Psikologi: Apakah Kamu Seorang yang Protektif atau Mengutamakan Keseimbangan dalam Percintaan
Sebab saat ini yang ramai pencairan yang melalui PT Pos Indonesia. Sedangkan yang lewat Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) cenderung sepi.
Lantaran sudah mulai disalurkan sejak beberapa waktu lalu. Bahkan sejak sebelum lebaran.
Bagi KPM yang pencairan bansos lewat KKS, bantuan yang diterima adalah Rp 200 ribu untuk alokasi April.
***