Bisnis

Sambil Tunggu Pencairan Bansos Alokasi Mei - Juni, KPM Ini Bisa Terima Bansos Jenis Lain Pekan Depan

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Sabtu 27 Apr 2024, 15:06 WIB
Ilustrasi pencairan bansos di Pos Indonesia

AYOJAKARTA.COM - Khabar bahagia bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima bantuan sosial (bansos) dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Terutama bagi KPM PKH yang didalamnya ada komponen anak usia sekolah.

Karena di tanggal 29 April 2024, bagi KPM PKH ataupun BPNT plus PKH mulai bisa mencairkan bansos Program Indonesia Pintar (PIP).

Dengan catatan, anak mereka masuk dalam SK penerima PIP 2024.

Baca Juga: Skor Lulus SKD Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan, Bisa Jadi Acuan Seleksi Tahun Ini!

KPM dapat mendatangi bank penyaluran PIP. Untuk anak usia SD-SMP di BRI.

Jenjang SMA/SMK di BNI dan khusus Aceh penyaluran melalui BSI.

Nominal yang diterima sebagai berikut :

- Anak SD sederajat kelas berjalan 1-5 : Rp 450 ribu pertahun

* Khusus kelas 1 semester ganjil : Rp 225 ribu

* Khusus kelas 6 semester genap : Rp 225 ribu

- Anak SMP sederajat kelas berjalan 8 : Rp 750 ribu per tahun.

* Khusus kelas 7 semester ganjil : Rp375 ribu.

Baca Juga: Kamu Pecinta Warna Hijau? Simak Kepribadian Orang yang Suka Warna Hijau Beserta Karir yang Cocok Menurut Psikologi

* Khusus kelas 9 semester genap : Rp375 ribu.

- Anak SMA, SMK sederajat : Rp1,8 juta per tahun

* Khusus kelas 10 semester ganjil : Rp900 ribu

* Khusus kelas 12 semester genap: Rp900 ribu

Dilansir Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos, Sabtu 27 April 2024, tidak semua KPM PKH yang didalamnya ada komponen anak sekolah bisa mendapatkan PIP.

Nama mereka harus masuk dalam SK penetapan dan SK penerima PIP 2024.

Untuk mengetahui, bisa dilakukan pengecekan secara mandiri di pip.kemendikbud.go.id.

Mereka juga bisa bertanya ke sekolah, untuk mengetahui apakah namanya masuk dalam SK penerima PIP 2024 atau tidak.***

Baca Juga: ALHAMDULILLAH! SP2D Pencairan Bulan Mei Turun, KPM Siap-siap Terima Bantuan Tunai dan Non Tunai

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Imanudin Abdurohman