Bisnis

Pencairan Terus Molor, BLT Mitigasi Risiko Pangan Gagal Cair Bulan April? Cek Informasinya Disini

Oleh: Ahmad Nuryaman Rabu 24 Apr 2024, 19:14 WIB
Ilustrasi pencairan bansos

AYOJAKARTA.COM - Pencairan bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan terus diundur hingga saat ini.

Jika sebelumnya dijadwalkan akan cair pada Februari 2024, namun nyatanya tidak terealisasikan.

Sempat dijadwalkan ulang akan dilakukan pencairan di bulan Ramadhan atau tepatnya menjelang lebaran, namun juga batal dilakukan pencairan.

Lalu, BLT Mitigasi Risiko Pangan kapan cair?

Baca Juga: Ragam Keunikan Seseorang yang Lahir Di Tanggal 5, Ada Apa Saja?

Kabarnya periode salur telah berubah, yang semula dijadwalkan Januari-Maret bergeser menjadi April-Juni 2024.

Menko Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan dalam sidang sengketa pemilu 2024 beberapa waktu lalu, sempat buka suara soal bansos ini.

Dikatakannya bansos BLT MRP akan segera dicairkan pada semester 1 tahun 2024.

Maka dengan demikian seharusnya bansos BLT MRP bisa cair paling cepat di bulan ini tepatnya April.

Namun hingga kini belum ada informasi resmi terkait kepastian jadwal pencairannya.

Jika memang adanya keterlambatan pencairan maka akan segera cair paling lambat pada bulan Juni 2024.

Terbaru politisi Golkar itu menyebut bahwa tidak ada kendala anggaran dalam program bansos ini.

Namun baru anggaran untuk periode Januari-Maret yang telah disetujui oleh Menteri Keuangan.

Baca Juga: SP2D Sudah Turun! Mulai Besok Ada 3 Bansos yang Cair Serentak, KPM Auto Full Senyum

Untuk bulan selanjutnya maka akan dievaluasi kembali untuk menentukan kriteria layak sebagai KPM penerima bansos.

Perlu diketahui, bansos BLT MRP menargetkan pada 18,8 juta KPM di seluruh Indonesia.

Merupakan program pengganti dari semula program BLT El Nino menjadi BLT Mitigasi Risiko Pangan.

Perkiraan kebutuhan anggaran pada program bansos ini senilai Rp 11,4 triliun.***

Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilih 1 dari 5 Jendela Ini! Temukan Kamu Introvert, Kreatif, Setia, Sensitif atau Berjiwa Pemimpin

Reporter Ahmad Nuryaman
Editor Imanudin Abdurohman