Bisnis

ALHAMDULILLAH! Keterangan SP2D Sudah SI, Bansos PKH April-Juni 2024 Akan Dicairkan

Oleh: Linda Wati Sabtu 20 Apr 2024, 06:11 WIB
Ilustrasi Pencairan Bansos

AYOJAKARTA.COM - Kabar baik untuk KPM PKH plus BPNT maupun PKH murni, simak artikel ini sampai selesai.

Hal yang ditunggu-tunggu soal pencairan PKH plus BPNT maupun PKH murni akhirnya terjawab, bansos tersebut rupanya segera dicairkan.

Baik penerima bansos untuk KPM PKH plus BPNT dan juga KPM PKH murni terpantau keterangan SP2D pada SIKS-NG sudah SI.

Artinya dari pihak Kemensos telah menerbitkan surat pemindah bukuan dari rekening pemberi bantuan ke penerima manfaat.

Baca Juga: KPK BPNT Murni Merapat! 12,217 KPM di Wilayah Ini Dipastikan Mendapatkan BLT Rp600 Ribu Lewat PT Pos Indonesia

Jadi saat ini bagi KPM PKH plus BPNT dan PKH murni untuk bantuan alokasi April-Juni 2024 akan segera disalurkan.

Sebelum lebaran, bantuan sosial (bansos) untuk KPM BPNT murni lebih dulu mulai dicairkan secara bertahap oleh PT Pos Indonesia dengan nominal Rp600 ribu alokasi April-Juni 2024.

Status SP2D pada SIKS-NG bagi KPM BPNT murni tersebut sudah standing instruction (SI).

Untuk penjadwalan pencairan bansos BPNT lewat PT Pos Indonesia hingga kini masih terus berlangsung.

Baca Juga: Informasi Terbaru Terkait Pencairan Bansos PKH Plus BPNT April-Juni 2024, Sudah Ada Perubahan Status di SIKS-NG?

Sementara itu, ada 2 juta lebih penerima PIP yang bantuannya belum bisa dicairkan.

Hal itu karena siswa atau siswi tersebut tergolong sebagai penerima PIP yang baru.

Di mana para penerima PIP baru harus melakukan aktivasi nomor rekening lebih dahulu ke bank penyalur.

Baca Juga: Alhamdulillah! PKH Tahap 2 Lewat PT Pos Indonesia Sudah SI di SIKS-NG, Kapan Pencairan akan Dilakukan?

Sementara itu, bagi siswa atau siswi yang masuk ke SK pemberian PIP namun hanya melalui buku rekening saja, maka pencairannnya bisa dilayani pihak bank sejak 16 April 2024.

Itulah informasi seputar pencairan bansos PKH dan BPNT yang dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos, Sabtu (20/4/2024)***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah