AYOJAKARTA.COM - Berkah bulan Syawal kembali dirasakan KPM BPNT murni dan KPM non DTKS karena satu persatu bansos pemerintah mulai dicairkan secara bertahap.
Terpantau hari ini Jumat di tanggal 19 April 2024, beberapa bantuan sudah dicairkan Kemensos, Bapanas dan Kemendikbudristek untuk keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu atau rentan miskin.
Setiap KPM yang sudah dinyatakan layak sebagai penerima bantuan akan menerima penyaluran dan pencairan bansos sesuai kriteria penerima masing-masing.
Pemerintah menyalurkan bantuan dalam bentuk uang dan barang kepada keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau desil kemiskinan ekstrem.
Baca Juga: Hari Ini hingga Seminggu ke Depan Bansos Rp600 Ribu Bakal Dicairkan, Bukan BLT MRP?
Bagi KPM yang menerima pencairan bantuan dari Kemensos RI pastinya sudah dinyatakan layak menerima bantuan dan tervalidasi datanya oleh Pusdatin.
Pencairan bantuan Kemensos RI akan dilakukan baik melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI atau PT Pos Indonesia sesuai dengan kategori penerimanya masing-masing.
Bagi KPM yang menerima bansos Kemensos RI dengan alokasi pencairan tiga bulan sekaligus maka pencairan akan dilakukan via PT Pos Indonesia mulai tanggal 16-30 April 2024.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Diary Bansos pada Jumat (19/4/2024), berikut update bansos yang kembali dicairkan via PT Pos Indonesia dan Bank Himbara atau BSI hari ini.
Baca Juga: Ini Cara Daftar Bansos 2024 dan Bagi KPM yang Terputus Bansosnya agar Dapat Lagi
1. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) via PT Pos Indonesia
BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) periode bulan April-Juni 2024 via PT Pos Indonesia kembali dicairkan dengan nominal Rp600 ribu.
Kemensos mencairkan BPNT alokasi April-Juni 2024 kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang terdaftar di DTKS Kemensos RI.
Pencairan bansos ini khusus untuk KPM BPNT murni non PKH yang status SIKS-NG nya dari SP2D sudah berubah menjadi SI.
Untuk update pencairannya di tanggal 19 April 2024, ada 67.555 KPM BPNT murni non PKH di daerah Banyuwangi akan menerima pencairan bansos BPNT Tahap 4 periode salur April-Juni sebesar Rp600 ribu.
Pencairan BPNT ini bertempat di titik-titik komunitas baik kantor kelurahan atau balai desa yang difasilitasi oleh PT Pos Indonesia.
Bagi KPM yang sudah menerima surat undangan pos barcode untuk pencairan BPNT periode salur April-Juni 2024 maka sebaiknya segera mengambil dana bantuannya.
Jangan lupa membawa bukti surat undangan pos barcode, KTP-el asli dan KK asli sesuai waktu dan tempat pencairan bantuan yang sudah ditentukan.
2. Bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg
Bapanas kembali menyalurkan bansos MRP (Mitigasi Rawan Pangan) berupa Cadangan Beras Pemerintah 10 kg.
Bansos dibagikan kepada 22 juta keluarga penerima manfaat yang dikategorikan sebagai keluarga prioritas miskin hingga miskin ekstrem.
Update bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg disalurkan kembali di daerah Garut Jawa Barat pada 18 April 2024.
Penyaluran bansos ini sudah masuk untuk tahap keempat untuk periode salur bulan April 2024.
Baca Juga: Alhamdulilah! KPM Kriteria Miskin Esktrim di Daerah Ini Mulai Terima Bansos Beras 10 Kg
Target penyaluran bantuan hingga akhir semester satu di bulan Juni 2024 dan dibagikan merata untuk para KPM prioritas miskin ekstrem.
Bansos ini dikhususkan bagi keluarga penerima manfaat prioritas miskin ekstrem yang masuk dalam data desil P3KE Kemenko PMK bukan lagi diambil dari DTKS Kemensos RI.
Jadi jika KPM PKH atau BPNT tidak menerima penyaluran bansos CBP 10 kg lagi di bulan April karena memang data penerima tidak masuk dalam prioritas miskin ekstrem P3KE Kemenko PMK.
Penyaluran bantuan yang berasal dari Bapanas dan Perum Bulog ini difasilitasi PT Pos Indonesia dan transporter dengan jadwal penyaluran yang berbeda-beda tiap daerah.
Tempat penyaluran bantuan biasanya di kantor pos cabang kecamatan kota atau ditempatkan di titik komunitas baik di kantor kelurahan atau kantor desa jika KPM penerima dalam jumlah yang banyak.
Pihak transporter juga akan menyalurkan bantuan langsung jika penerima mengalami sakit menahun, penyandang disabilitas berat atau lansia.
3. PIP Kemdikbud
Bansos PIP Kemdikbud juga sudah dicairkan kembali untuk KPM siswa-siswi jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat yang masuk dalam SK pemberian bantuan.
Bagi KPM siswa-siswi yang sudah melakukan aktivasi rekening SimPel BRI (jenjang SD, SMP, sederajat), BNI (jenjang SMA, SMK Sederajat) dan BSI (khusus wilayah Provinsi Aceh) maka bantuan PIP sudah bisa dicairkan.
Penerima PIP Kemdikbud RI dicairkan kepada 7,8 juta KPM siswa uang sudah menerima SK pemberian bantuan oleh Kemendikbudristek.
Rincian nominal yang diberikan, sebagai berikut:
- Kategori anak SD sederajat kelas 1-5: Rp450 ribu per tahun.
Khusus kelas 1 semester ganjil: Rp225 ribu.
Khusus kelas 6 semester genap: Rp225 ribu.
- Kategori anak SMP sederajat kelas 8: Rp750 ribu per tahun.
Khusus kelas 7 semester ganjil: Rp375 ribu.
Khusus kelas 9 semester genap: Rp375 ribu.
- Kategori anak SMA, SMK, Sederajat kelas 11: Rp1,8 juta per tahun.
Khusus kelas 10 semester ganjil: Rp900 ribu.
Khusus kelas 12 semester genap: Rp900 ribu.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Masih Belum Cair? Cek Penjelasannya Berikut, Kamu Termasuk Penerimanya?
Untuk update PIP di tanggal 19 April 2024, bagi KPM siswa-siswi yang masuk dalam SK pemberian bantuan dan sudah memiliki rekening aktif tetapi belum memiliki ATM maka pencairan bantuan sudah bisa dicairkan.
KPM siswa bisa langsung datang di Bank Himbara atau BSI terdekat untuk mencairkan bantuan PIP dengan membawa buku rekening SimPel, identitas siswa, KTP-el wali atau orang tua dan surat pengantar dari sekolah untuk pencairan (bila diperlukan).***