AYOJAKARTA.COM – Setelah Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga penerima manfaat (KPM) yang menantikan pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) alokasi April-Mei-Juni yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia.
Seperti yang diketahui, hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri PT Pos Indonesia masih terus menyalurkan bantuan BPNT kepada para KPM.
Akan tetapi, masih banyak KPM yang belum menerima saldo bantuan BPNT hingga Hari Raya Idul Fitri.
Dijadwalkan pencairan bantuan BPNT di PT Pos Indonesia akan kembali dilanjutkan setelah cuti bersama.
Memasuki hari aktif pasca cuti bersama dikabarkan sudah ada beberapa daerah yang menetapkan jadwal pencairan.
Lalu daerah mana saja yang sudah memiliki jadwal pencairan?
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos pada Rabu (17/4/2023), 16 April merupakan hari kerja untuk seluruh kegiatan pemerintahan setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.
Sehingga semua kegiatan di pemerintah pusat, pemerintah daerah, perkantoran, hingga perbankan sudah mulai aktif kembali.
Setelah cuti bersama, dikabarkan sebagian PT Pos Indonesia khususnya yang berada di daerah sudah mulai aktif kembali.
Bantuan terakhir yang dicairkan oleh PT Pos Indonesia menjelang lebaran kemarin adalah BPNT alokasi April-Mei-Juni senilai Rp 600 ribu untuk KPM BPNT murni yang status di aplikasi SIKS-NG sudah Standing Instruction (SI).
Dikabarkan proses pencairan bantuan secara tunai tersebut akan segera dilakukan dibuktikan dengan adanya unggahan dari salah satu netizen di daerah Padang Timur.
Unggahan tersebut berisi informasi tentang pencairan akan dilaksanakan 17 April 2024 dengan total 1.141 KPM.
Kemudian informasi pencairan juga datang dari daerah Papua Selatan yang proses pembayarannya sudah dilakukan mulai 16 hingga 17 April 2024.
Lalu, informasi pencairan juga datang dari daerah Musi Rawas, Sumatera Selatan yang mana surat undangan pencairan BPNT senilai Rp 600 sudah mulai dibagikan.
Selain itu, bantuan BPNT juga terpantau sudah mulai dicairkan untuk KPM yang berdomisili di Gorontalo.
Banyak juga daerah lainnya yang sudah menerima bantuan BPNT yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia.
Kabar ini tentu menjadi titik terang bagi para KPM yang belum menerima bantuan senilai Rp 600 ribu tersebut.
Bagi para KPM yang hingga kini belum menerima saldo atau undangan pencairan diharapkan bersabar menunggu.
Karena proses pencairan bantuan BPNT melalui PT Pos Indonesia memiliki jadwal yang tidak serentak antara daerah satu dan lainnya.***