AYOJAKARTA.COM - Meski layanan di sejumlah instansi belum sepenuhnya efektif, penyaluran bantuan sosial kepada para keluarga penerima manfaat terus dilakukan.
Karena itu pertengah bulan April ini menjadi salah satu waktu paling menyenangkan bagi sebagian keluarga penerima manfaat bantuan sosial.
Terlebih karena sejumlah bantuan sosial yang lama dinanti sudah mulai disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera milik keluarga penerima manfaat.
Adapun jenis bank penyalur yang saldo bantuan sosialnya terpantau sudah mulai terisi adalah Bank BNI.
Selain melalui KKS, para KPM Bansos program BPNT mekanisme salur PT Pos Indonesia yang sebelumnya sudah berstatus Standing Instruction juga ikut merasakan manfaat.
Penyaluran bantuan bagi para KPM program BPNT Murni tersebut merupakan alokasi bulan April sampai dengan Juni 2024.
Terkait dengan besaran nominal yang disalurkan, para keluarga penerima manfaat akan menerima bantuan sebesar Rp 600.000 atau Rp 200.000 untuk setiap bulan.
Sementara bagi para KPM PKH Murni maupun KPM PKH Plus BPNT metode salur melalui PT Pos, perlu menunggu giliran pencairan.
Hal tersebut dikarenakan status yang terpantau melalui aplikasi SIKS-NG masih berada pada keterangan SPM atau Surat Perintah Membayar.
Sesuai dengan proses perubahan sistem di aplikasi, para KPM akan mulai menerima undangan apabila aplikasi SIKS-NG telah menunjukkan status SI.
Baca Juga: 4 Tanggal Lahir Ini Cenderung Memiliki Sifat Kepemimpinan yang Kuat
Hal serupa juga terjadi pada sebagai keluarga penerima manfaat bantuan sosial BPNT mekanisme salur Kartu KKS.
Selain bansos reguler yang disalurkan melalui PT Pos dan Kartu KKS, di sejumlah daerah juga mulai terpantau penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar atau PIP.
Para peserta didik yang tercatat sebagai penerima manfaat program PIP, akan mendapat bantuan sesuai dengan tingkat pendidikan.
Selain program PIP, bantuan sosial yang juga terpantau sudah mulai disalurkan kepada penerima manfaat adalah Yapi atau Yatim Piatu.
Proses penyaluran bantuan bagi para anak yatim piatu tersebut, melibatkan sejumlah aparatur pemerintah di tingkat desa atau kelurahan.
Adapun jenis bantuan sosial selanjutnya yang pada pertengahan April ini terus disalurkan adalah bantuan Cadangan Beras Pemerintah atau CBP.
Baca Juga: Ilmu Psikologi: 5 Alasan Punya Banyak Uang Namun Tak Kaya, Ternyata Poin Terakhir Paling Penting
Penerima manfaat program CBP yang datanya diambil melalui P2KE akan mendapatkan bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram untuk masing-masing orang.
Sementara bantuan MRP atau Mitigasi Risiko yang semula direncanakan akan mulai dicairkan dalam waktu dekat, akan terus diupayakan proses pencairannya.
Terkait dengan kepastian tanggal pencairan, jadwal pencairan bansos MRP masih perlu memperhatikan perubahan status melalui aplikasi SIKS-NG. ***