Bisnis

Para Orang Tua Wajib Tau! 1,4 Juta Anak Usia Dini Mendapatkan Bansos Mulai Bulan Maret Hingga Mei 2024, Cek Selengkapnya Disini...

Oleh: Ahmad Nuryaman Senin 15 Apr 2024, 14:19 WIB
Ilustrasi pencarian bantuan sosial (bansos).

AYOJAKARTA.COM - Kabar baik bagi para orang tua, sebab pemerintah dikabarkan menyalurkan bansos untuk anak usia dini.

Bansos ini diberikan kepada 1,4 juta anak usia dini mulai dari Maret - Mei 2024.

Anak usia dini yang berhak menerima bansos ini hingga usia 6 tahun.

Bansos yang diberikan bukan dalam bentuk uang seperti bansos pada umumnya.

Baca Juga: Informasi Terbaru! Bansos PKH Tahap 2 Via Pos Indonesia Statusnya Sudah SPM dan Segera Cair, Simak Aturan Terbaru Pencairannya
 
Melainkan bansos ini melakukan pemberian daging ayam dan telur untuk anak usia dini.

Bantuan tersebut diberikan khusus kepada anak usia dini dengan kategori keluarga rawan stunting.

Bukan hanya itu, juga terdaftar dalam data yang dimiliki Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Dalam realisasinya, pemerintah melakukan penyaluran dalam 3 tahap yaitu, bulan Maret, April, dan Mei 2024.
 
Baca Juga: Tips Aman Hadapi Arus Balik Mudik 2024, Yuk Cek Sebelum Pulang!

Sebelumnya diketahui pemerintah sudah memberikan bantuan ini pada tanggal 15 Maret 2024.

Sehingga diprediksi untuk bulan ini akan cair pada tanggal 15 April bertepatan dengan hari ini.

Menurut informasi yang didapat, terdapat beberapa wilayah yang sudah menerima bansos ini.

Pembagian mencakup wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Untuk daerah lainnya akan segera menyusul sebab diketahui bansos ini akan disalurkan pada 7 Provinsi di Indonesia.
 
Baca Juga: Tips Psikologi: Gampang Baper? 5 Tips Ubah Mindset Ini Agar Kamu Tidak Gampang Baper

Provinsi tersebut merupakan daerah yang tercatat rawan stunting paling tinggi di Indonesia.

Dengan demikian, para orang tua yang berada di 3 lokasi yang sudah disebutkan untuk segera mengambil bantuan tersebut.

Sedangkan untuk wilayah lainnya diharapkan bersabar, sebab pencairan dilakukan secara bertahap dan akan merata ke seluruh wilayah yang tercatat rawan stunting.***
Reporter Ahmad Nuryaman
Editor Maria Wulan