Bisnis

Surat Undangan Pos Kode MRP Dibagi untuk KPM BPNT Murni dan PKH Terima Rp600 Ribu Hari Ini, BLT MRP Juga Cair?

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Senin 15 Apr 2024, 06:51 WIB
Ilustrasi. BLT MRP Rp600 Ribu

AYOJAKARTA.COM - Rezeki pasca lebaran kembali diterima oleh KPM BPNT murni dan KPM PKH+BPNT terkait kembali dicairkannya bantuan langsung tunai (BLT) dari Kemensos.

BLT kembali disalurkan untuk keluarga penerima manfaat yang masuk dalam golongan keluarga prasejahtera atau rentan miskin.

Beberapa KPM di daerah Lombok menerima pencairan BLT sebesar Rp600 ribu melalui PT Pos Indonesia yang telah membagi undangan berkode MRP.

Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah yang Kerap Dianggap Keren oleh Masyarakat, Ada Prodi Impianmu di Sini?

Pemerintah kembali merealisasikan terget pencairan bantuan sosial untuk KPM PKH murni, BPNT murni, dan PKH+BPNT pasca Hari Raya Idul Fitri.

Khusus untuk pencairan di PT Pos Indonesia, Pemerintah juga sudah menyalurkan bantuan langsung tunai sebesar Rp600 ribu.

Hal ini ditandai dengan dibagikannya Surat Undangan Pencairan dari PT Pos Indonesia berkode MRP.

Banyak yang mengira bahwa surat undangan pos yang dibagikan adalah BLT Mitigasi Risiko Pangan karena ada kode MRP dan nominal pencairannya Rp600 ribu.

Namun, bansos yang dicairkan bukanlah BLT MRP ada kode MRP dan nominal cair Rp600 ribu.

Baca Juga: 4 Tanggal Kelahiran Genap yang Diyakini Rezekinya Datang Berturut-turut, Peluang Keberuntungan Tahun Ini Besar!

Kode MRP adalah kode untuk membedakan pencairan bansos satu dengan lainnya di surat undangan pos yang dibagikan.

Bansos tersebut adalah BPNT Tahap 4 alokasi bulan April-Juni 2024 sebesar Rp600 ribu melalui PT Pos Indonesia.

Pencairan bansos tersebut sudah resmi disalurkan kembali pasca lebaran untuk beberapa daerah melalui PT Pos Indonesia mulai tanggal 15 April 2024.

Sebagai informasi, Pemerintah menyalurkan BPNT Tahap 3 kepada keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori rentan miskin dan tidak mampu.

Bantuan reguler Pemerintah termasuk dalam bansos perlindungan dan jaminan sosial yang diberikan dalam rangka pengentasan kemiskinan dan menjaga pemenuhan kebutuhan hidup.

Prosedur penyaluran bansos reguler Pemerintah telah melewati proses validasi dan pembaruan data penerima bansos terlebih dahulu.

Baca Juga: 4 Tanggal Kelahiran Genap yang Diyakini Rezekinya Datang Berturut-turut, Peluang Keberuntungan Tahun Ini Besar!

Setelah itu, Kemensos memadu padankan dua data terbaru dari DTKS dan ditambah dengan hasil data usulan pihak Pemerintah daerah atas status kelayakan penerima bantuan PKH dan BPNT.

Setelah padan, barulah Kemensos RI akan menentukan siapa saja daftar nama penerima bantuan sosial reguler berupa PKH dan BPNT yang nantinya tercantum dalam data bayar atau SP2D.

Lalu bagaimana progres pencairan BPNT Tahap 3 periode salur April-Juni?

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos (15/4/24), terpantau hari Senin, 15 April 2024 ada beberapa daerah yang kembali mendapatkan pencairan BPNT Tahap 3 dengan nominal Rp600 ribu via PT Pos Indonesia.

Salah satu daerah yang akan menerima pencairan BPNT Tahap 4 periode salur April-Juni adalah Lombok.

Khusus untuk KPM BPNT murni yang namanya sudah tercantum dalam daftar SP2D Kemensos dan status SIKS-NG sudah SI maka akan menerima pencairan bansos BPNT Tahap 4 periode salur April-Juni.

Pencairan di lakukan di kantor pos cabang kecamatan kota terdekat atau jika jumlah penerima sangat banyak maka penyaluran bantuan ditempatkan di titik-titik komunitas baik di kantor kelurahan atau balai desa.

Baca Juga: Loker 2024: Bank BCA Buka Lowongan untuk 1 Posisi Ini, Cek Kualifikasi dan Cara Melamarnya di Sini

Untuk sekarang, BLT Mitigasi Risiko Pangan belum ada informasi terkait kapan jadwal pasti pencairannya setelah Hari Raya Idul Fitri 2024.

Status di SIKS-NG pun masih belum muncul keterangan nama bansos dan periode salur untuk bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan.

Update terbaru terkait periode penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlangga Hartanto.

Menurutnya, BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan untuk periode salur bulan April-Juni untuk golongan KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH. ***

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Jinan Vania Barizky