AYOJAKARTA.COM -- Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diklaim sebagai bantuan sosial (bansos) tambahan, kini masih ditunggu-tunggu kapan akan cair.
Pada awalnya, BLT Mitigasi Risiko Pangan dijanjikan akan cair kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada awal tahun yaitu di bulan Februari 2024.
Namun, memasuki bulan April 2024, hingga jelang lebaran, BLT Mitigasi Risiko Pangan tak kunjung dicairkan.
Berdasarkan informasi melalui tayangan YouTube Yoga Faradika yang sering membagikan informasi update bansos, BLT Mitigasi Risiko Pangan cair ke KPM ditargetkan sebelum Lebaran 2024.
Hal ini mengacu pada pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.
Menurutnya, BLT Mitigasi Risiko Pangan akan bisa cair pada Semester 1 tahun 2034, namun memang belum ada tanggal pastinya kapan akan disalurkan kepada KPM.
Adapun target penerima bansos tambahan ini mencapai 18,8 juta KPM, di mana anggaran yang digunakan yakni Rp11,25 triliun.
Kabarnya, nominal BLT Mitigasi Risiko Pangan adalah sebesar Rp200.000 per bulan.
Para KPM akan menerima bansos tambahan ini dengan alokasi tiga bulan sekaligus, maka nominal yang diterima Rp600.000.
Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan menurut Airlangga Hartarto akan menggunakan layanan PT Pos Indonesia.
Hal ini karena membandingkan tarif layanannya yang lebih murah dibandingkan perbankan.
Baca Juga: Panduan Shalat Idul Fitri, Pelajari Sebelum Berangkat ke Lapangan atau Mesjid
Untuk memastikan apakah kamu masuk dalam daftar KPM BLT Mitigasi Risiko Pangan, kamu tentu saja bisa mengecek secara mandiri melalui langkah-langkah berikut ini:
1. Buka laman cek bansos melalui link cekbansos.kemensos.go.id.
2. Isi nama provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa atau kelurahan.
3. Isi nama Penerima Manfaat sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kode verifikasi.
4. Cari data.
Demikian informasi terkait BLT Mitigasi Risiko Pangan yang disampaikan oleh Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto bisa cair pada Semester 1 tahun 2024.***