Bisnis

Sabtu Ceria Bagi KPM, BPNT Tahap 2 Cair Di Bank dan PT Pos Indonesia

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Sabtu 06 Apr 2024, 14:53 WIB
Bantuan Rp600 ribu cair yang dimaksud adalah khusus untuk KPM BPNT murni yang dicairkan melalui PT Pos Indonesia.

AYOJAKARTA.COM - Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bersiap bakal full senyum saat lebaran.

Bagaimana tidak, bantuan sosial (bansos) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 periode April - Juni mulai cair.

Baik yang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)nya diterbitkan oleh bank himbara maupun PT Pos Indonesia.

Baca Juga: Permata Mana yang Paling Menarik Menurutmu? Pilihanmu Bisa Menggambarkan Karakter dan Kepribadian Aslimu Lho!

Dilansir Ayojakarta.com dari YouTube Naura Vlog Sabtu 6 April 2024, sebanyak 1.562 KPM di Palu sudah mendapatkan undangan pengambilan dari PT Pos Indonesia.

Sedangkan untuk KKSnya dari bank himbara, sudah langsung masuk ke rekening masing-masing dengan besaran Rp 200 ribu untuk alokasi April 2024.

Hampir semua bank sudah mentransfer bansos ke rekening masing-masing KPM. Namun yang belum merata adalah BNI, baru sebagian saja yang masuk ke rekening.

Baca Juga: Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Mudik 2024, Mulai Jam Berapa dan di Ruas Tol Apa Saja? Simak di Sini

Untuk bansos Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 alokasi Februari - Maret juga sudah hampir merata di seluruh Indonesia.

Jika BPNT bantuannya sama, yakni Rp 200 ribu perbulan. Berbeda dengan PKH.

Bantuan yang masuk disesuaikan dengan komponen yang dimiliki masing-masing KPM.

Seperti apakah ada ibu hamil, anak usia sekolah, lansia atau penyandang disabilitas.

Bansos ini tentu disambut hangat oleh KPM. Mengingat Idul Fitri kurang dari sepekan lagi.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Teman Macam Apa Kamu Berdasarkan Gambar yang Pertama Kamu Lihat

Dan harga sejumlah kebutuhan bahan pokok juga kembali naik. Seperti ayam dan telur.

Terhadap bansos-bansos ini, KPM dihimbau bijak dalam menggunakannya.

Apalagi bantuan yang turun berupa uang tunai dan KPM diberi keleluasaan untuk memanfaatkannya.

Jika dulu hanya dapat dibelanjakan di warung yang sudah ditunjuk. Sekarang bebas di warung mana saja.

 

***

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Maria Wulan