Bisnis

Informasi Seputar Bansos! BPNT Tahap 3 Bakal Cair Via Pos Indonesia Senilai Rp600 Ribu?

Oleh: Ahmad Nuryaman Selasa 02 Apr 2024, 22:08 WIB
Ilustrasi pencairan bansos BPNT

AYOJAKARTA.COM - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui PT Pos Indonesia dikabarkan akan cair tidak lama lagi.

Hal ini menjadi kabar baik sekaligus menjawab kegelisahan masyarakat yang menerima melalui pos indonesia.

Kegelisahan itu disebabkan karena penerima melalui KKS BPNT alokasi April 2024 sudah terlihat.

Berdasarkan status terbaru di SIKS-NG pada Senin, 2 April 2024, keterangan SP2D berada pada tahap 'sudah SPM'.

Baca Juga: Prediksi Rata-rata Skor UTBK Lolos SNBT 2024 di UI Edisi Soshum, Lengkap!

Meskipun sepertinya akan terlebih dahulu cair melalui KKS dibandingkan melalui pos indonesia, KPM BPNT via pos tidak perlu khawatir.

Sebab beredar kabar di media sosial BPNT tahap 3 cia pos sudah terlihat di SIKS-NG.

Namun keterangan di SP2D belum ada perkembangan terbaru.

Terkait nominal yang akan diterima, nantinya akan menerima 3 bulan sekaligus yakni April-Juni 2024.

Dengan demikian nantinya KPM BPNT akan menerima senilai Rp600 ribu sekaligus.

Perinciannya perbulan KPM akan menerima bantuan senilai Rp 200 ribu.

Sebagai informasi, terakhir kali pencairan BPNT menerima dana senilai Rp 400 ribu untuk priode Februari-Maret 2024.

Untuk dapat melakukan pencairan via pos, KPM harus menunjukkan surat undangan dari PT Pos Indonesia sebagai bukti penerima.

Baca Juga: Promo Jelang Lebaran! Mobil Bekas Toyota Innova Venturer 2017 Dibanderol Cuma Rp20 Juta, Termurah se Jakarta Pusat

Sebab dalam undangan tersebut tercatat data KPM dan juga nominal bantuan yang akan diterima masing-masing KPM.

Bukan hanya itu, KPM juga wajib membawa identitas KTP dan KK asli.

Demikianlah informasi seputar pencairan bansos BPNT tahap 3 melalui Pos Indonesia.

Dengan adanya informasi ini, semoga dapat memberikan manfaat pengetahuan seputar perkembangan bansos BPNT tahap 3.***

Baca Juga: Waktu Kelahiran Ternyata Dapat Mengungkap Kepribadian Kamu yang Sesungguhnya Lho, Kamu Lahir di Pagi, Siang, Sore atau Malam?

Reporter Ahmad Nuryaman
Editor Imanudin Abdurohman