AYOJAKARTA.COM - Sudah memasuki awal bulan April 2024, keluarga penerima manfaat masih menunggu kapan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan direalisasikan.
Bansos terbaru dari Kemensos RI yang disalurkan untuk membantu KPM yang terkena dampak perubahan Fenomena alam super El Nino mulai dari kekeringan hingga musibah banjir.
Diketahui bansos ini masih proses DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran) oleh Kemensos sehingga proses pencairannya memang harus tertunda kembali yang sebelumnya direncanakan di bulan Ramadhan.
Baca Juga: 6 Tanda Ini Menunjukan Bahwa Tubuh Kelebihan Gula, Segera Kurangi Konsumsi Manis-Manis!
Kemensos memang menargetkan untuk mencairkan dan menyalurkan bansos BLT MRP ini saat bulan Ramadhan sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024.
Bansos ini disalurkan sebagai paket bantuan perlindungan sosial dan kerawanan pangan khususunya diberikan bagi keluarga penerima manfaat prasejahtera atau prioritas miskin.
Kemensos memang gencar menyalurkan berbagai bantuan sosial sebelum Hari Raya Idul Fitri 2024 mulai dari PKH tahap 2, BPNT Tahap 2 dan 3, hingga bansos Cadangan Beras Pemerintah 10 kg.
Sedangkan untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan masih belum terlihat tanda-tanda akan dicairkan apalah dalam waktu dekat atau sesudah Hari Raya Idul Fitri 2024.
Awalnya Kemensos berencana untuk mencairkan BLT Mitigasi Risiko Pangan pada bulan Februari 2024 dan akhirnya tertunda karena masuk bulan Pemilu.
Baca Juga: 6 Tanda Ini Menunjukan Bahwa Tubuh Kelebihan Gula, Segera Kurangi Konsumsi Manis-Manis!
Akan tetapi hingga masuk awal April ini, BLT dengan nominal bantuan Rp600 ribu tersebut belum juga dicairkan oleh Kemensos RI.
Sasaran penerima bantuan ini ialah KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang tercatat aktif dalam data DTKS Kemensos RI.
Pemerintah menyalurkan bantuan ini untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap bahan pokok di tengah melonjaknya harga beberapa bahan pangan, salah satunya beras.
Target penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan ini akan dijadwalkan pada semester pertama tahun 2024 hingga bulan Juni 2024.
Bansos ini diberikan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang dinyatakan layak sebagai penerima bantuan oleh Kemensos RI.
Penyaluran BLT MRP ini melalui PT Pos Indonesia atau KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI sesuai dengan penyaluran bantuan di masing-masing KPM.
Kemensos sangat ketat dan menyeleksi siapa saja yang masuk dalam kriteria kelayakan penerima bansos.
Kemensos melakukan validasi dan verifikasi data KPM yang berhak menerima bantuan.
Pembaruan data DTKS Kemensos RI terus dimonitoring oleh Pusdatin Kemensos RI terus sehingga sasaran penerima bantuan benar-benar seusai sasaran sesuai dengan kriteria kelayakan.
Pusdatin menerima hasil usulan atau rekomendasi dari Pemerintah daerah serta data DTKS terbaru kemudian nama-nama penerima bantuan dapat ditetapkan secara resmi melalui SK Kemensos RI.
Lalu bagaimana progres pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan jika dipantau dari SIKS-NG?
Dikutip dari AyoJakarta.com melalui unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos (1/4/24), belum ada progres pencairan bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Berdasarkan hasil pantauan SIKS-NG para pendamping sosial pada hari Senin, 1 April 2024, masih belum ada update terbaru terkait progres pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Untuk nama bansos dan periode salurnya juga belum terupdate muncul di tampilan di SIKG-NG pada pendamping sosial.
Baca Juga: 5 Kepribadian Wanita yang dapat Dilihat Berdasarkan Cara Mereka Berpakaian
Hingga saat Kemensos masih menyelesaikan DIPA yang nantinya akan diserahkan kepada Kemenkeu.
DIPA menjadi dasar pencairan bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan oleh Kemenkeu.
Jika proses DIPA dari Kemensos selesai di akhir Maret 2024 maka pencairan akan direalisasikan beberapa minggu kemudian.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlangga Hartanto, BLT Mitigasi Risiko Pangan sebenarnya sudah ditargetkan akan dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2024 tetapi sepertinya masih akan tertunda hingga Hari Raya Idul Fitri.
Bagi KPM BPNT murni dan BPNT+PKH yang ingin mengecek bagaimana progres pencairan terbaru BLT Mitigasi Risiko Pangan maka dapat langsung menanyakan kepada pendamping sosial sehingga terpantau melalui akun SIKS-NG. ***