Bisnis

Prediksi Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan, Kemungkinan Disalurkan Melalui Pihak Ini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 02 Apr 2024, 06:10 WIB
Tidak hanya mengenai jadwal pencairan, banyak KPM yang juga masih bertanya-tanya siapa pihak penyalur yang akan menyalurkan BLT MRP.

AYOJAKARTA.COM – Kabar pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan (MRP) masih ditunggu oleh para keluarga penerima manfaat (KPM).

Pasalnya, hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri belum diketahui kapan BLT MRP akan segera disalurkan kepada para KPM.

Tidak hanya mengenai jadwal pencairan, banyak KPM yang juga masih bertanya-tanya siapa pihak penyalur yang akan menyalurkan BLT MRP.

Seperti yang diketahui, bantuan sosial (bansos) yang diberikan oleh pemerintah disalurkan oleh dua pihak yang berbeda yaitu melalui kartu KKS dan PT Pos Indonesia.

Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos pada Selasa, 2 April 2024, BLT MRP merupakan bantuan pengganti BLT El Nino yang sudah disalurkan pada 2023 lalu.

Diketahui pencairan BLT El Nino disalurkan melalui dua pihak yaitu kartu KKS dan PT Pos Indonesia.

Sasaran bantuan tersebut adalah 18,8 juta KPM yang berasal dari KPM penerima bantuan BPNT murni dan BPNT plus PKH.

BLT El Nino merupakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka menghadapi fenomena El Nino.

Karena fenomena El Nino sudah berakhir maka pemerintah menghentikan penyaluran bantuan tersebut.

Namun, ketika El Nino berakhir muncul masalah baru yaitu kerawanan pangan akibat keterlambatan masa panen dan musim panen.

Oleh karena itu, pemerintah meluncurkan program baru pengganti BLT El Nino yaitu BLT MRP yang sasarannya adalah 18,8 juta KPM yang bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kemungkinan penerima BLT MRP tersebut adalah para KPM yang menerima bantuan BPNT murni maupun BPNT plus PKH.

Nantinya BLT MRP akan dicairkan langsung untuk tiga bulan sekaligus alokasi Januari-Februari-Maret senilai Rp 600 ribu.

Jika mengacu pada penyaluran BLT El Nino, diprediksikan pencairan BLT MRP melalui kartu KKS dan PT Pos Indonesia.

Jika KPM menerima bantuan BPNT melalui kartu KKS maka BLT MRP akan disalurkan melalui pihak yang sama.

Begitu juga dengan KPM yang menerima bantuan BPNT di PT Pos Indonesia, maka BLT MRP juga disalurkan oleh pihak tersebut.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa jika dicairkan melalui kartu KKS maka akan membutuhkan biaya salur yang lebih mahal karena harus menerbitkan ATM dan sebagainya.

Saat ini KPM BPNT murni dan BPNT plus PKH sudah banyak yang mempunyai rekening sehingga biaya salur bisa dipangkas.

Sementara bagi KPM yang tidak memiliki rekening maka proses pencairannya dialihkan melalui PT Pos Indonesia.

Oleh karena itu, para KPM tidak perlu bingung pihak mana yang akan menyalurkan BLT MRP.

Sebab, kemungkinan bantuan BLT MRP akan disalurkan melalui kartu KKS dan PT Pos Indonesia.

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Aris Abdulsalam