Bisnis

BAZNAS Akan Suplay 93 Ton Beras Zakat Fitrah di 3 Provinsi

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Rabu 27 Mar 2024, 18:22 WIB
Baznas

AYOJAKARTA.COM - Badan Amail Zakat Nasional (Baznaz) akan mendistribusikan 93 ton beras.

Beras tersebut diambilkan dari lumbungan pangan Baznaz yang ada di Sukabumi.

Beras itu nantinya akan digunakan untuk penyaluran zakat fitrah untuk didistribusikan ke tiga provinsi. DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten dengan total 18.600 pack.

Baca Juga: 5 Tips Membuat Keberuntungan Bagi Dirimu Sendiri, Bagaimana Keyakinan, Perilaku, dan Sikap Mempengaruhi Persepsi Keberuntungan

Guna mendukung program ini, persiapan telah dilakukan sejak awal Bulan Ramadhan kemarin.

Dimulai dari proses pengadaan gabah dan selanjutnya digilang. Untuk proses pengeringan menggunakan dua metode. Manual dan oven.

"Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Baznaz dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Salah satunya lewat program zakat yang terstruktur dan efektif," kata Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, saat dikutip Ayojakarta.com di situs baznas.go.id, Rabu 27 Maret 2024.

Baca Juga: Prodi Battle Teknik Geologi dan Teknik Geofisika Universitas Pertamina

Karena untuk zakat, tentu Baznaz ingin memberikan beras kualitas terbaik.

Untuk itu prosesnya dilakukan dengan standar yang baik. Mulai dari pengadaan hingga proses pengolahan.

Ini untuk memastikan beras yang dihasilkan berkualitas terbaik. 

Saat ini stok gabah yang ada kurang lebih 150 ton yang nantinya akan disuplai 93 ton ke program zakat fitrah BAZNAS untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat," ungkapnya.

Baca Juga: Cara-Cara Sederhana untuk Mengatasi Emosi Negatif, dari Overthinking hingga Burn Out

Guna memastikan suplai beras tersedia, Baznaz telah melakukan stok opname. Dan diketahui ketersediaan beras mencapai 42 ton.

Nantinya untuk proses pengiriman beras zakat, akan dimulai 3,5 ton dari Lumbung Pangan Baznaz Sukabumi ke BaznazRI. 

Selama proses pengadaan beras ini, BAZNAS RI menggandeng petani lokal. Ini juga salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat.

 

***

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Maria Wulan