AYOJAKARTA.COM — Perkembangan terbaru mengenai bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600.000 sedang dinanti oleh banyak keluarga penerima manfaat.
Bantuan ini ditujukan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat berdasarkan data DTKS.
Meskipun proses penyalurannya telah dijanjikan oleh pemerintah, namun hingga saat ini belum juga terealisasi sepenuhnya.
Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana kabar terbaru terkait penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan?
Dikutip dari kanal YouTube DIARY BANSOS, pada hari ini, 27 Maret 2024, terpantau bahwa beberapa bantuan sosial telah dicairkan di berbagai daerah.
Namun, yang terpantau hingga saat ini hanya bantuan berupa cadangan beras pemerintah seberat 10 KG.
Apakah di daerah tempat tinggal kalian juga sudah menerima bantuan pangan tersebut?
Pemerintah berencana untuk menyalurkan BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600.000 pada 18,8 juta KPM di seluruh Indonesia.
Kriteria penerima bantuan ini sama dengan BLT El Niño yang disalurkan pada tahun sebelumnya, di mana penerimanya adalah yang tergabung dalam program sembako atau bantuan BPNT.
Data penerima BLT mitigasi Rp600.000 berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang mana acuan penyalurannya adalah data DTKS yang terus diperbarui setiap bulannya.
Ini berarti bahwa mereka yang menerima BLT El Niño tahun lalu memiliki peluang untuk kembali menerima BLT Mitigasi Risiko Pangan ini.
Meski begitu, ternyata tidak semua akan mendapatkannya karena adanya pembaruan data DTKS.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan ini direncanakan akan dilakukan pada semester pertama tahun ini.
Namun, hingga saat ini belum ada kepastian waktu pencairan yang jelas. Airlangga hanya mengatakan bahwa BLT tersebut akan cair sebelum Lebaran, dengan potensi pencairan mundur hingga bulan April mendatang.
Dalam rangka menggantikan BLT El Niño, bantuan ini akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia dengan besaran Rp200.000 per bulan, total Rp600.000 untuk tiga bulan.
Namun, hingga akhir Maret 2024, belum ada tanda-tanda pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan tersebut.
Sementara itu, daerah-daerah seperti Jawa Timur, terpantau telah menyalurkan bantuan pangan berupa beras 10 kg untuk tahap yang ketiga.
Bagi keluarga penerima manfaat yang sudah menerima bantuan, kami ucapkan selamat.
Namun, bagi yang masih menunggu, diharapkan untuk bersabar karena proses penyaluran bervariasi antar daerah.***