AYOJAKARTA.COM - Bantuan Sosial (Bansos) merupakan pemberian bantuan oleh pemerintah yang sifatnya sementara dan selektif.
Dalam pemberiannya pemerintah memberikan bansos dalam bentuk uang tunai atau dalam bentuk pangan dan pendistribusiannya diharapkan tepat sasaran.
Namun kenyataannya, masih ditemukan masyarakat kelas menengah keatas kedapatan mendapatkan bansos PIP maupun BPNT.
Dikutip dari AYOBOGOR.COM, Selasa, 26 Maret 2023, terdapat laporan mengenai seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diketahui memiliki 2 unit kendaraan bermotor.
Hingga bulan Maret, masih menerima bansos BPNT sebesar Rp 400 ribu dan bansos PIP.
Kasus tersebut merupakan bansos salah sasaran, maka sebagai KPH harus turut ikut mensukseskan program pemerintah agar bansos tepat sasaran pada orang yang benar-benar masuk kriteria.
Lalu bagaimana jika penerima bansos PIP dan BPNT merupakan orang kaya yang memiliki koleksi kendaraan seperti kasus tersebut?
Jika kamu menemukan penerima bansos tidak tepat sasaran, maka segera melaporkan melalui aplikasi 'Cek Bansos' yang dapat di download melalui app store android di Google Play Store.
Gunakan fitur 'Tanggapan Kelayakan' untuk melaporkan bansos tidak tepat sasaran.
Di dalam fitur tersebut nantinya akan muncul daftar nama, jenis bansos yang diterima serta umur KPM.
Kamu bisa mengklik 'OK' atau 'Tidak' untuk melaporkan nama KPM yang layak menerima bansos atau bansos tidak tepat sasaran.
Kerahasiaan data pelapor sangat dijamin sehingga pelapor tidak perlu takut.
Namun disarankan untuk bijak dalam penggunaannya, jangan disalah gunakan yang berakibat merugikan orang lain.
Dengan kepedulian kamu melaporkan bansos tidak tepat sasaran, maka kamu juga turut mendukung program bansos pemerintah agar pembagiannya tepat sasaran.
Dengan demikian informasi terkait cara melaporkan bansos tidak tepat sasaran, semoga bermanfaat.***