AYOJAKARTA.COM - Bantuan sosial (bansos) menjadi topik yang hangat diperbincangkan di kalangan masyarakat, terutama di tengah melonjaknya harga pangan.
Bansos terus menjadi fokus utama pemerintah dalam upaya membantu masyarakat yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan mereka.
Pemerintah terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan lain sebagainya.
Meskipun proses pencairan beberapa bansos masih berlangsung secara bertahap, diharapkan semua bantuan dapat segera diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Info Bansos, berikut ini informasi terbaru terkait bansos hari ini Sabtu 23 Maret 2024:
1. Pencairan Bantuan PKH Tahap Pertama dan Tahap 2
Pencarian bantuan PKH tahap pertama masih terus berlangsung. Pada tanggal 23 Maret, sebagian besar KPM menerima bantuan dengan nominal sebesar Rp1.195.000.
Meskipun nominalnya sedikit berbeda dari yang diharapkan, bantuan ini tetap memberikan bantuan finansial yang signifikan bagi penerima manfaat.
Proses pencairan masih berlanjut, terutama di bank-bank seperti Bank BNI dan Bank BSI.
Kemudian, terkait bansos PKH tahap 2 masih menunggu pencairan pada PKH tahap pertama rampung dibagikan.
2. Bantuan BPNT Melalui PT Pos Indonesia
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga terus disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
Penerima bantuan dapat menerima bantuan sebesar Rp600 ribu atau Rp400 ribu, tergantung dari keikutsertaan mereka dalam program.
Proses pencairan masih berlangsung secara bertahap, dan diharapkan semua penerima bantuan dapat segera menerima bantuannya.
3. BPNT dan Undangan BLT MRP
Salah satu kabar menarik adalah adanya beberapa KPM yang menerima bantuan double. Ternyata ini adalah bantuan MRP Non Tunai alias bantuan beras 10kg untuk alokasi Februari Maret 2024.
Baca Juga: Tes Psikologi: Apakah Kamu Orang yang Sombong, Percaya Diri, atau Perfeksionis?
Beberapa penerima bantuan juga melaporkan bahwa mereka mendapatkan undangan untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Rawan Pangan (MRP).
Meskipun disebut sebagai BLT MRP, bantuan tersebut kemungkinan masih terkait dengan BPNT karena cenderung menggunakan sembako.
Dan dalam undangan tersebut juga ditulis bukan BLT Mitigasi Resiko Pangan, melainkan BLT Mitigasi Rawan Pangan.
Meskipun ada kabar tentang BLT MRP, penantian atas pencairan bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan (MRP) masih berlanjut.
Belum ada tanda-tanda pasti terkait pencairan bansos ini, namun diharapkan bahwa prosesnya akan segera dimulai dalam waktu dekat.***