AYOJAKARTA.COM - Jumat bahagia saat ini, sebab ada sebanyak 14.413 KPM penerima bantuan sosial (bansos) BPNT senilai Rp 400 ribu yang akhirnya dicairkan.
Kabaranya, pada tanggal 20 Maret ada di beberapa daerah ada yang mendapatkan bansos Rp 500 ribu yang disalurkan melalui. Bank BSI
Selain itu, di tanggal 21 Maret juga ada informasi yang beredar soal bansos PKH yang dicairkan senilai Rp 500 ribu dan Rp 900 ribu melalui Bank BNI.
Dalam unggahan tersebut menyatakan bahwa itu adalah bansos PKH tahap 2, benarkah demikian?
Berdasarkan update status SIKS-NG bantuan PKH tahap 2 saat ini masih muncul periode salurnya yaitu Maret-April 2024.
Dan status saat ini sudah di final closing yang artinya nama-nama KPM yang nantinya akan ditetapkan sebagai penerima PKH tahap 2 alokasi Maret-April yang lewat kartu KKS.
Tentu tahapan setelah final closing akan diproses cek rekening apakah bermasalah atau tidak, jika tidak bermasalah maka hasilnya adalah berhasil cek rekening.
Baca Juga: Mudik Gratis Lebaran 2024 PT Pertamina: Cek Cara Daftar, Jadwal, dan Rute yang Ditawarkan
Selanjutnya dari pihak Kemensos akan menerbitkan SPP, namun itu tidak terupdate di SIKS-NG, setelah itu akan diterbitkan SPM.
Selanjutnya akan diterbitkan SP2D lalu Kemensos akan menerbitkan surat perintah pemindah bukuan dari rekening pemberi bantuan ke rekening penerima manfaat atau SI.
Baca Juga: Update SIKS-NG PKH, BPNT, dan BLT Mitigasi Risiko Pangan: Kapan Bisa Dicairkan?
Dan untuk bantuan PKH tahap 2 saat ini masih belum ada keterangan SPM, SP2D dan SI masih kosong.
Yang artinya untuk bantuan PKH tahap 2 saat ini masih belum dicairkan.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos, maka dapat disimpulkan saldo di kartu KKS KPM yang sejak tanggal 20-21 Maret ada yang membagikan bukti struk pencairan bansos Rp 500 ribu-900 ribu, itu bukanlah bantuan PKH tahap 2.
Melainkan itu adalah saldo PKH tahap 1 alokasi Januari-Februari yang masih belum ditransaksikan oleh para KPM.