AYOJAKARTA.COM – Para KPM yang tengah menantikan pencairan bansos PKH Tahap 2 alokasi Maret-April 2024, mohon simak informasi berikut.
Melalui artikel ini akan diinformasikan update terkini pencairan PKH tahap 2 alokasi Maret-April 2024 yang ada di SIKS-NG.
Dikutip langsung dari penjelasan petugas melalui tayangan YouTube DIARY BANSOS pada (16/3/24), saat ini di SIKS-NG para pendamping sosial terpantau sudah memasuki proses evaluasi komponen di SIKS-NG.
Perlu diketahui bahwa sebelum masuk ke proses cek rekening kemudian SPM, SP2D dan sebagainya ada tahapan yang harus dilalui.
Tahapan dan proses tersebut yaitu penyiapan penyaluran bantuan sosial PKH maupun BPNT yang harus masuk ke penentuan komponen terlebih dahulu.
Baru setelah masuk ke tahap penentuan komponen maka berikutnya adalah masuk ke tahap evaluasi komponen PKH.
Pada proses ini, komponen penerima bantuan PKH akan dievaluasi apakah masih layak atau tidak menjadi komponen PKH itu sendiri.
Contoh yang tidak layak misalnya komponen anak sekolah yang sudah lulus atau yang putus sekolah itu dinyatakan tidak layak sebagai komponen PKH.
Kemudian pada tahap evaluasi ini, komponen PKH juga nanti akan dicek, seperti misalnya ibu hamil apakah masih hamil atau tidak, kemudian lansia apakah sudah meninggal atau tidak.
Lalu untuk yang komponen pendidikan, yang awalnya adalah jenjang pendidikannya SD apakah sudah naik tingkat ke SMP atau masih ke jenjang pendidikan SD, dan seterusnya.
Jadi semua komponen dari KPM tersebut akan dicroscheck secara detail, dievaluasi pada tahapan ini, yaitu evaluasi komponen PKH.
Baru setelah proses komponen evaluasi PKH ini selesai dilakukan, nanti akan masuk ke tahapan yang namanya final closing.
Nah, di tahap final closing inilah dari pihak Kemensos RI nanti akan menetapkan ataupun meng-SK-kan para KPM yang nanti bakal cair atau tidak di pencairan bantuan PKH yang akan datang.
Ketika hal tersebut sudah dilakukan, maka untuk tahap berikutnya adalah proses verifikasi cek rekening yang mana di situ nanti akan dicocokan dengan aplikasi SAKTI yang ada di Kemenkeu dan lain sebagainya.
Apabila rekening si KPM saat dicek tidak ada masalah, maka nanti akan muncul keterangan “berhasil cek rekening”.
Baca Juga: Rismon Sianipar Singgung Nama Rosiana Silalahi dan Karni Ilyas, Minta Bantu Kasus Jessica Wongso?
Jika sudah muncul keterangan “berhasil cek rekening” nanti dari pihak Kemensos akan menerbitkan yang namanya SPP (Surat Perintah Pencairan).
Selanjutnya saat SPP ini sudah terbit lalu akan turun SPM (Surat Perintah Membayar), berikutnya SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) dan berikutnya lagi adalah SI (Standing Instruction).
SI (Standing Instruction) artinya dari pihak Kemensos sudah menerbitkan surat pemindahbukuan di rekening pemberi bantuan ke rekening penerima manfaat.
Dari informasi tersebut dapat disimpulkan bahwa saat ini proses penyerahan bantuan PKH Tahap 2 masih masuk di tahapan yang sangat awal, yaitu proses evaluasi komponen atau masuk ke proses penentuan KPM.
Perlu dipahami juga bahwa untuk masuk sampai ke proses SI (Standing Instruction), itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Sebab itu saat ini para KPM tidak perlu berharap untuk bantuan PKH Tahap 2 segera dicairkan di minggu ini karena yang jelas untuk proses penyaluran saat ini masih sampai tahap sangat awal.
Kemungkinan besar nanti mendekati lebaran atau hari raya idul fitri barulah untuk bantuan PKH Tahap 2 disalurkan.***