Bisnis

Pengajuan KUR BRI 2024 Ditolak? Cek 6 Penyebab Gagalnya Pencairan Kredit Karena Tak Lolos Survei, BI Checking Termasuk?

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Sabtu 16 Mar 2024, 15:54 WIB
KUR BRI 2024

AYOJAKARTA.COM - Bank Rakyat Indonesia memiliki produk unggulan yang sangat populer di Indonesia adalah KUR BRI

Penyaluran KUR BRI dikhususkan bagi para pelaku UMKM (Usaha Kecil dan Menengah) dengan tujuan untuk membantu pengembangan usaha yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan peminjaman dana.  

Banyak pelaku usaha yang sangat tertarik untuk mengajukan peminjaman modal di KUR BRI dikarenakan memiliki suku bunga pinjaman yang rendah, proses peminjaman yang mudah, dan limit pinjaman yang besar. 

Baca Juga: Auto ACC! Ini Kriteria Calon Debitur yang Layak dan akan Diterima untuk Ajukan Pinjaman KUR BRI Tahun 2024!

Lalu apa saja jenis Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI? 

Dikutip dari laman resmi BRI, KUR BRI terdiri dari tiga macam yaitu KUR BRI Mikro, KUR BRI Kecil dan KUR BRI TKI. 

KUR BRI Mikro memiliki plafon atau maksimal pinjaman Rp50 juta per debitur dengan suku bunga 6 persen per tahun. 

KUR Kecil BRI maksimal pinjaman Rp50-500 juta dengan suku bunga 6 persen per tahun sedangkan KUR TKI BRI maksimal pinjaman Rp25 juta dengan suku bungan 6 persen per tahun. 

Baca Juga: Pengajuan KUR BRI 2024 Gagal Karena Masuk Blacklist BI Checking? Lakukan 4 Tips Ini untuk Perbaiki Skor BI Checking

Banyak pelaku usaha yang memilih KUR BRI sebagai solusi untuk memperluas dan mengembangkan jaringan usaha yang dimiliki. 

Penyaluran KUR BRI ini diharapkan dapat membiayai usaha kecil dan menengah sehingga dapat berkembang dan berkesinambungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Lalu apa saja persyaratan peminjaman KUR BRI 2024? 

Baca Juga: Kamu Wajib Tahu! Ini Syarat Terbaru dan Tips untuk Pengajuan KUR BRI Tahun 2024

Bagi para pelaku usaha yang ingin mengajukan pinjaman di KUR BRI maka persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), memiliki proposal usaha, memiliki kemampuan membayar cicilan, adanya agunan atau jaminan usaha, memiliki bisnis atau usaha minimal satu tahun, dan memiliki rekening BRI.

Jika persyaratan sudah memenuhi, biasanya akan dilakukan survei oleh Mantri di mana tahapan ini sangat menentukan debitur bisa berhasil mengajukan pinjaman di KUR BRI. 

Akan tetapi ada beberapa penyebab kegagalan pengajuan pinjaman atau kredit di KUR BRI karena tidak lolos saat survei dilakukan. 

Dikutip dari unggahan video di kanal YouTube Dunia Marketing (20/5/23), berikut enam penyebab kegagalan pengajuan pinjaman KUR BRI karena tidak lolos survei. 

Baca Juga: Pengajuan Pinjaman KUR BRI Tanpa Disurvei Apakah Bisa Langsung di ACC? Simak Info Lengkapnya di Sini

1. Kerahasiaan kegunaan pinjaman

Calon debitur yang tidak memberikan informasi yang jelas terkait tujuan mengajukan pinjaman dapat menjadi penyebab gagalnya survei dan pengajuan KUR BRI ditolak. 

Saat dilakukan survei calon debitur terkesan merahasiakan keperluan dana pinjaman yang akan diterima. 

Jika ingin sukses saat survei maka debitur harus memberikan informasi yang jelas dengan sangat terbuka, dan jangan ada kesan untuk menutupi tujuan peminjaman dana. 

2. Pengajuan peminjaman bukan untuk pemohon

Kegagalan survei biasanya karena pemohon mengajukan pinjaman KUR BRI bukan untuk diri sendiri melainkan untuk keperluan orang lain. 

Mantri akan mempertimbangkan karena nantinya saat membayar cicilan pinjaman dan ternyata kredit macet maka pemohon akan susah membayar tunggakan kredit karena dana pinjaman bukan untuk dirinya sendiri.

Baca Juga: Mudah dan Cepat! Ini Cara Mengajukan KUR BRI 2024 Secara Online yang Bisa Kamu Lakukan dari Rumah

3. Tidak memiliki usaha yang nyata/tidak berjalan

Kegagalan pengajuan kredit juga disebabkan oleh faktor usaha yang dimiliki terbilang masih baru berjalan dan tidak berbentuk fisik atau nyata. Misalnya berjualan online. 

KUR BRI akan mempertimbangkan untuk meloloskan pinjaman jika usahanya yang dimiliki berbentuk nyata dan dapat disurvei oleh pihak bank. 

4. Kebohongan terkait jaminan pengajuan.

Salah satu penyebab tidak cairnya bantuan karena calon debitur berbohong tentang jaminan pengajuan kredit atau pinjaman misalnya calon debitur memberikan jaminan BPKB motor atau mobil atas nama orang lain.

Mantri akan mempertimbangkan jika pemohon dapat menunjukkan kuitansi jual beli jaminan atau agunan misalnya motor sehingga memberikan keyakinan kepada pihak bank jika jaminan memang milik calon debitur.

5. Tinggal di rumah kontrakan atau di kos-an

Tempat tinggal juga menjadi faktor penyebab lolos atau tidaknya survei pengajuan pinjaman KUR BRI. 

Jika calon debitur tinggal di rumah kontrakan atau di rumah kos maka muncul kekhawatiran dari pihak bank jika calon debitur bisa saja pindah di tempat tinggal lain yang tidak diketahui alamatnya oleh pihak bank

Pihak bank juga memiliki kekhawatiran jika calon debitur nantinya tidak tinggal lagi atau pindah dari rumah kos/kontrakan tersebut dan bahkan bisa saja kabur.

Baca Juga: Diminati Nasabah di Pedesaan hingga ke Perkotaan, Kenali Lima Aturan Terbaru Pengajuan Pinjaman KUR BRI

6. BI Checking tidak bagus

Gagalnya pengajuan pinjaman di KUR BRI juga disebabkan karena memiliki riwayat BI Checking yang tidak bagus.

Riwayat pembayaran pinjaman calon debitur di tempat lain, sering mengalami keterlambatan pembayaran angsuran bahwa sampai tidak dilunasi.

Hal ini berpengaruh terhadap BI Checking/Slik OJK calon debitur yang jelek.

Pihak bank bisa mengecek dan mengakses skor kredit pemohon saat pengajuan pinjaman bank. Dengan BI Checking yang buruk, biasanya calon debitur akan sulit mengajukan kembali pinjaman di Bank. ***

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Desi Kris