Bisnis

Kenapa Pengajuan KUR BRI 2024 Tidak Cair? Ini Faktor Penyebab dan Solusinya

Oleh: Nuriyah Nofasari Jumat 15 Mar 2024, 10:53 WIB
Ilustrasi pengajuan KUR BRI tidak cair.

AYOJAKARTA.COM — Pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada tahun 2024 mengalami beberapa kendala yang menyebabkan tidak cairnya dana, baik untuk nasabah baru maupun nasabah lama.

Beberapa faktor utama yang menjadi penyebab antara lain adalah kelengkapan dokumen pengajuan yang tidak memenuhi persyaratan, tidak adanya usaha yang memenuhi kriteria KUR, serta kuota dan limit akumulasi KUR yang sudah habis.

Selain itu, sejarah kredit nasabah dan kualitas kredit juga menjadi pertimbangan penting dalam penyaluran KUR.

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube ENR Project Review pada Jumat, 15 Maret 2024, berikut faktor-faktor yang menyebabkan pengajuan KUR tidak cair.

Baca Juga: Suami Masuk Blacklist BI Checking karena Kredit Macet, Apakah Bisa Ajukan KUR BRI 2024 Pakai Nama Istri? Simak Penjelasannya di Sini!

Dokumen Pengajuan Tidak Lengkap atau Sesuai

Salah satu faktor utama adalah ketidaklengkapan dokumen pengajuan. Misalnya, jika nasabah tidak memiliki surat keterangan usaha dari desa, NIB, atau nomor induk berusaha, maka pengajuan tidak dapat diproses.

Begitu pula jika status pernikahan di KTP belum sesuai, perubahan data harus dilakukan terlebih dahulu.

Tidak Memiliki Usaha

Konsep dan aturan KUR adalah untuk tambahan modal usaha atau investasi usaha yang sudah berjalan. Jadi, jika nasabah tidak memiliki usaha yang memenuhi syarat, pengajuan akan ditolak.

Kuota dan Limit Akumulasi KUR Habis

Kuota KUR super mikro dan mikro BRI untuk tahun 2024 terbatas, dan jika sudah habis, pengajuan akan dialihkan ke unit lain atau program lain yang tersedia.

Nasabah Pernah Memiliki Pinjaman Lain

Nasabah yang pernah memiliki pinjaman lain, baik di BRI maupun lembaga lain dengan segmen kredit yang lebih tinggi, akan sulit mendapatkan persetujuan untuk KUR. Terutama jika masih ada tunggakan pada pinjaman tersebut.

Kualitas Kredit dan Wilayah Kerja

Tingkat non performing loan (NPL) atau kredit macet di suatu wilayah dapat mempengaruhi penyaluran KUR. Jika tinggi, pengajuan akan ditolak untuk mengurangi risiko kredit macet.

Pertimbangan Lain dari Kepala Unit

Ada pertimbangan lain yang diambil dari prinsip kredit, seperti karakter, kemampuan bayar, modal, kondisi usaha, dan jaminan. Jika analisis menunjukkan risiko yang tinggi, pengajuan bisa ditolak.

Baca Juga: Bisakah Mengajukan KUR BRI Jika Punya Cicilan Shopee Pinjam? Ini Penjelasannya!

Untuk mengatasi kendala tersebut, nasabah dapat memastikan kelengkapan dokumen, memahami syarat dan ketentuan KUR, dan menjaga kualitas kredit serta reputasi usaha.

Selain itu, nasabah juga disarankan untuk terus memantau informasi terbaru terkait pengajuan KUR dan melakukan transaksi non-tunai untuk memudahkan pembayaran.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Tedi Rukmana