AYOJAKARTA.COM - PT Pos Indonesia mulai mencairkan bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Jumlah yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) beragam. Ada yang Rp 400 ribu ada yang Rp 600 ribu.
Bagi KPM yang menerima Rp 600 ribu, itu untuk alokasi tiga bulan. Dari Februari hingga Maret.
Sedangkan yang menerima Rp 400 ribu, artinya alokasi Januari mereka sudah mendapatkan. Dan sekarang untuk alokasi Februari - Maret.
Mengutip dari YouTube Diary Bansos, Rabu 13 Maret 2024, keterlambatan pencairan oleh PT Pos Indonesia ini diprediksi karena adanya libur panjang.
Sejumlah wilayah yang telah menerima undangan dan mengambil bansos tersebut, ada di Indonesia bagian timur. Seperti Palu Timur, Palu Barat dan Ulu Jadi.
Sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai Mitigasi Rawan Pangan (BLT MRP) sebesar Rp 600 ribu, sampai sekarang masih belum ada kepastian pencairannya.
Sebelumnya Kementerian Koordinator Perekonomian, BLT MRP sebesar Rp 600 ribu akan cair sebelum Ramadhan. Lalu ditunda Maret dan kembali ditunda.
Kemungkinan, BLT MRP akan dicairkan semester 1 2024 atau sebelum lebaran.
Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Kamu Persiapkan Sebelum ke Psikolog
BLT MRP akan disalurkan bagi 18,8 juta KPM yang datangnya masuk dalam Data Terpadu Kementerian Sosial (DTKS) terbaru.
BLT MRP pertama kali dikenalkan oleh pemerintah awal Januari lalu. Tepatnya pasca high level meeting tim pengendalian inflasi pusat.
Targetnya adalah 18,8 juta KPM. Anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 11,25 triliun yang pagunya dari bansos Kementerian Sosial.
BLT ini peruntukannya berbeda dengan bansos beras el nino sebesar 22 juta KPM.
Untuk penyalurannya telah ditetapkan melalui PT Pos Indonesia.
***