Bisnis

Mohon Maaf! Bansos Rp600 Ribu Ini Belum Bisa Dicairkan, Apakah Pencairannya Sebelum Lebaran 2024?

Oleh: Fikaria Br Tarigan Selasa 12 Mar 2024, 16:25 WIB
Bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan dan BPNT Diundur

AYOJAKARTA.COM – Ada beberapa deretan bansos yang masih dinantikan hingga saat ini, diantaranya BPNT, BLT Mitigas Risiko dan Pangan.

Lalu BLT apa sebesar Rp600.000 yang belum dicairkan?

Terdapat 2 bansos yang hingga saat ini belum dicairkan oleh Kemensos antara lain bansos BPNT dan BLT Mitigasi Risiko Pangan.

Baca Juga: Wajib Kamu Baca! Ada 6 Fakta Psikologi Kehidupan Yang Harus Kamu Ketahui dan Lakukan Jika Ingin Sukses

Kedua bansos tersebut cair sebesar Rp600.000 melalui rekening bank seperti BRI, BNI, BCA, BSI dan Mandiri.

Selain melalui rekening bank, pencairan juga dapat dilakukan melalui kantor pos terdekat dari domisili.

Kabarnya BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan di bulan Februari 2024 kemarin, namun harus mundur karena beberapa alasan.

Baca Juga: 7 Cara Psikologi agar Menjadi Seorang Misterius yang Dikagumi Banyak Orang

Bansos BPNT yang seharusnya sudah mulai dicairkan dari bulan Januari 2024 kemarin namun harus tertunda karena beberapa faktor.

Proses verifikasi data KPM masih terus dilakukan, Kemensos berharap tahap ini dilakukan agar BLT Mitigasi Risiko Pangan dan BPNT diperoleh tepat sasaran.

Kemensos terus berupaya agar kedua bansos tersebut dapat disalurkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2024.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Temukan Wajah Anak Laki-laki Keempat dalam 7 Detik, Uji Ketajaman Matamu Sekarang!

Masyarakat diharapkan bersabar sampai dana bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan dan BPNT sebesar Rp600.000 tersebut sampai ke rekening Anda.

Untuk perubahan status nama penerima, masyarakat dianjurkan terus mengecek status penerima melalui website Kemensos.

Demikian informasi mengenai bansos tersebut. Semoga bermanfaat untuk para pembaca.***

Baca Juga: Kamu Mahasiswa Tingkat Akhir yang Lagi Cari Peluang Magang? Prudential Buka Loker Magang Social Media Specialist

Reporter Fikaria Br Tarigan
Editor Imanudin Abdurohman