Bisnis

4 Bansos Ini Cair Temani KPM saat Bulan Ramadhan, Terpantau Saldo Rp400 Ribu

Oleh: Nuriyah Nofasari Senin 11 Mar 2024, 10:20 WIB
Kabar baik datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih menunggu bantuan sosial (bansos).

AYOJAKARTA.COM — Kabar baik datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih menunggu bantuan sosial (bansos).

Bansos saldo sebesar Rp400.000 terpantau masih dicairkan melalui kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI, yang diterbitkan antara tahun 2017 hingga 2021.

Ini adalah berkah Ramadhan yang positif, dengan empat jenis bantuan sosial (bansos) yang akan menemani masyarakat selama bulan puasa.

Menurut kanal YouTube DIARY BANSOS, bantuan pertama adalah Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dengan alokasi bulan Februari-Maret sebesar Rp400.000.

Baca Juga: BERKAH RAMADHAN! Selain Bansos BPNT Rp 400 Ribu, Ada 3 Bantuan Lagi yang Akan Cair Untuk KPM, Cek Yuk

Bantuan ini telah mulai dicairkan melalui kartu KKS atau PT Pos Indonesia. Meski sebagian sudah menerima, namun masih banyak KPM yang belum cair.

Proses pencairannya masih berlangsung dan diharapkan selesai sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Bantuan kedua adalah Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua dengan alokasi bulan Maret-April. Bantuan ini juga akan disalurkan menjelang hari raya Idul Fitri melalui kartu KKS atau PT Pos Indonesia.

Namun, untuk yang lewat PT Pos Indonesia, belum ada kejelasan kapan akan dicairkan.

Baca Juga: Bansos Siap Cair Menjelang Puasa 2024, BPNT, PKH dan Prakerja? Cek Penjelasannya Disini

Bantuan ketiga adalah bantuan beras 10 kg tahap ketiga dengan alokasi bulan Maret 2024.

Meskipun sebagian daerah sudah mulai mendistribusikan, namun masih banyak daerah yang belum mendapatkan. Diperkirakan bantuan ini akan didistribusikan menjelang bulan puasa.

Terakhir, bantuan keempat adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600.000 yang akan disalurkan kepada 18,8 juta KPM menjelang hari raya Idul Fitri.***

 

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Tedi Rukmana