Bisnis

INFO TERBARU! Ini Sistem dan Aturan Terbaru KUR 2024 di Bank BRI, Jangan sampai Pengajuan Kamu Ditolak!

Oleh: Sidiqqi Al Isyan Kamis 07 Mar 2024, 18:37 WIB
Dalam pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank BRI tahun 2024 memang ada beberapa aturan baru yang telah ditetapkan.

AYOJAKARTA.COM – Dalam pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank BRI tahun 2024 memang ada beberapa aturan baru yang telah ditetapkan.

Pada dasarnya aturan pengambilan KUR 2024 sama hal nya dengan pengambilan KUR 2023 lalu, akan tetapi di Bank BRI sendiri ada beberapa aturan baru yang ditetapkan dalam pengambilan KUR 2024.

Adapun berikut ini adalah beberapa aturan terbaru KUR 2024 di Bank BRI, yaitu:

- Pengajuan KUR harus sesuai wilayah kerja Bank BRI

Bagi nasabah baru maupun nasabah lama yang ingin mengajukan KUR di Bank BRI tahun 2024 harus sesuai dengan alamat di KTP dan sesuai dengan wilayah kerja Bank BRI di tempat para nasabah.

Hal tersebut dikarenakan sistem pada BRI Spot Mantri sudah disetting sesuai dengan kode pos Desa wilayah BRI tersebut.

Baca Juga: Psikologi Cinta: 4 Hal yang Menandakan Hubunganmu dengan Pasangan Itu Sehat, Salah Satunya adalah Komunikasi?

- Pinjaman KUR tidak bisa suplesi/gapleh

Walaupun kamu adalah nasabah KUR yang lancar dalam pembayaran tiap bulannya, namun pada tahun 2024 ini KUR tetap tidak bisa suplesi atau pelunasan pinjaman lama dilunasi dari pencairan pinjaman baru.

Hal tersebut dikarenakan sistem SIKP KUR Kemenkeu telah dilakukan perbaikan sistem yang sesuai dengan aturan saat ini.

Adapun aturannya yakni nasabah wajib melakukan pelunasan pinjaman lama terlebih dahulu kemudian baru dapat melakukan pinjaman baru.

- Pencairan pinjaman gagal karena pelunasan beririsan

Banyak para calon debitur KUR yang mengalami permasalahan terkait pencairan yang belum masuk rekening padahal sudah melakukan tandatangan akad kredit.

Adapun terkait permasalahan ini dikarenakan pada sistem SIKP KUR Kemenkeu untuk nomor KTP masih belum update, sehingga saat pencairan masih terbaca pencairan kredit beririsan atau terlalu dekat dengan pelunasan pinjaman lama.

- Aturan tingkat Non Performing Loan (NPL)

Diketahui bahwa tingkat NPL pada bidang perkreditan sedang mengalami kenaikan, hal ini juga dalam segi perkreditan mikro yang pada awal tahun 2024 KUR Supermiko belum dapat disalurkan karena tingkat NPL melebihi angka 5% secara nasional.

Dalam aturan jika NPL menunggak lebih dari 3 bulan pada suatu unit kerja dan berada di angka lebih dari 5% selama 3 bulan berturut-turut maka BRI tidak boleh menyalurkan KUR lagi.

- Terdapat pinjaman komersial/umum di bank lain

Jika para calon debitur KUR pernah memiliki pinjaman umum atau komersial di bank lainnya walaupun telah lunas, maka pengajuan KUR BRI 2024 akan ditolak oleh SIKP KUR.

Hal tersebut dikarenakan sebelumnya sudah pernah menikmati segmen kredit yang lebih tinggi dari KUR.

Baca Juga: Psikologi Cinta: 7 Tanda Jika Kamu Tidak Salah dalam Memilih Pasangan

- Aturan pinjaman online dan Paylater

Perlu diketahui bahwa jenis pinjaman yakni modal kerja, investasi, dan konsumtif, dan yang diperbolehkan untuk mengajukan KUR adalah pinjol atau Paylater dengan jenis konsumtif.

Sehingga jika pinjol atau paylater yang jenis modal kerja atau kredit investasi, maka pinjaman KUR Bank BRI 2024 tidak bisa di proses

- Aturan cek lingkungan

Jika disuatu blok atau dusun/RT tingkat pinjaman macetnya tinggi maka ada besar kemungkinan pengajuan KUR BRI 2024 tidak akan diproses, terutama bagi nasabah baru.

Reporter Sidiqqi Al Isyan
Editor Aris Abdulsalam