Bisnis

Ini Rincian Dana Bansos PKH untuk Anak Sekolah yang Siap Cair Sebelum Lebaran 2024, Segera Cek!

Oleh: Fikaria Br Tarigan Rabu 06 Mar 2024, 20:03 WIB
Nominal Bansos PKH Anak Sekolah

AYOJAKARTA.COM - Artikel ini akan menyampikan informasi rincian nominal bansos PKH Anak Sekolah.

Sebelum membahas mengenai nominal bansos PKH Anak Sekolah ini, cek dahulu status penerima PKH di Kemensos.

Pengecekan dapat dilakukan melalui website Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id. Berikut caranya.

Baca Juga: SNBP 2024 Berakhir, Inilah 5 Jurusan Kuliah yang Dikenal Susah Masuk dan Lulus tapi Prospek Karier Cerah

- Akses website Kemensos melalui Smartphone Anda.

- Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan/Desa sesuai domisili dan nama penerima sesuai dengan KTP.

- Isi kode captcha dengan benar pada kolom yang tersedia.

- Jika kode belum jelas refresh halaman untuk mendapatkan kode terbaru.

- Langkah terakhir klik Cari Data untuk mengetahui apakah status penerima menandakan menerima bansos PKH Anak Sekolah atau tidak.

- Tanda tersebut dapat Anda bawa ketika ingin mencairkan bansos nantinya.

Untuk mekanisme pencairan dapat Anda lakukan melalui rekening bank himbara seperti Mandiri, BNI dan BRI.

Jika Anda tidak memiliki rekening bank, Anda dapat mendatangi Kantor Pos terdekat untuk proses pencairan.

Adapun besaran dana yang diberikan kepada PKH Anak Sekolah adalah sebagai berikut:\

Baca Juga: Tips Meningkatkan Pengalaman Bermain Game Lebih Asyik dengan Top Up Valorant

1. PKH Anak Sekolah Jenjang SD cair sebesar Rp225.000 per tahap dan Rp900.000 per tahun.

2. PKH Anak Sekolah jenjang SMP cair sebesar Rp375.000 per tahap dan Rp1,5 juta per tahun.

3. PKH Anak Sekolah Jenjang SMA cair sebesar Rp500.000 per tahap dan Rp2 juta per tahun.

Perlu diketahui, tidak semua anak sekolah berhak mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dalam program PKH ini.

Sebagai salah satu syarat utama yang wajib Anda penuhi adalah tergolong dalam keluarga miskin atau rentan miskin yang sudah terdaftar di dalam DTKS Kemensos.***

Baca Juga: Salah Satunya dari Daerah Kramat Jati Jakarta Timur, Inilah Wilayah di Indonesia yang Dijuluki Sebagai Kota Mati

Reporter Fikaria Br Tarigan
Editor Imanudin Abdurohman