AYOJAKARTA.COM - Kabar gembira datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pasalnya, dalam waktu dekat KPM BNPT akan mendapatkan dananya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) mitigasi risiko pangan sebesar Rp600.000 kepada KPM Program Keluarga Harapan (PKH) diperkirakan akan diberikan pada awal Ramadhan.
Pemberian di awal bulan puasa ini agar KPM dapat terbantu untuk membeli sembako, karena biasanya harga sembako di awal Ramadhan naik.
Sementara di waktu bersamaan, pada saat bulan Ramadhan, kemungkinan besar juga sebagian KPM BPNT akan menerima BPNT dengan nominal antara Rp800.000 atau bahkan Rp1 juta.
Kemungkinan pencairan dengan nominal yang berbeda ini dipicu oleh kebijakan pencairan bantuan yang belum pasti.
Saat ini, belum ada kejelasan apakah bantuan akan dicairkan per bulan atau per dua bulan.
Dikutip dari channel Youtube Dairy Bansos, jika bantuan BPNT alokasi bulan Februari saja yang dicairkan pada bulan Ramadhan, maka total bantuan yang diterima KPM BPNT bisa mencapai Rp800.000.
Baca Juga: Top 10 Kampus dengan Jurusan Teknik Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2024, ITB Kalahkan UGM
Jumlah tersebut terdiri dari BLT mitigasi risiko pangan sebesar Rp600.000 dan bantuan BPNT sebesar Rp200.000.
Namun demikian, jika pencairan bantuan BPNT dilakukan untuk dua bulan sekaligus, yaitu Februari dan Maret, maka potensi bantuan yang diterima oleh KPM BPNT bisa mencapai Rp1 juta.
Dalam skenario ini, BLT mitigasi risiko senilai Rp600.000 akan dipadukan dengan bantuan BPNT sebesar Rp400.000.
Proses pencairan bantuan ini juga belum pasti akan dilakukan secara bersamaan atau terpisah antara BLT mitigasi risiko pangan dan bantuan BPNT.
Namun, dengan berbagai kemungkinan ini, diharapkan pemberian bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi KPM PKH dan BPNT di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi selama masa pandemi.