AYOJAKARTA.COM -- BLT Mitigasi Risiko Pangan yang rencananya akan disalurkan mulai pertengahan Februari 2024 hingga awal Maret 2024 masih belum ada kabar juga.
Hingga hari ini, Senin 25 Februari 2024, BLT Mitigasi Risiko Pangan masih dicairkan kepada KPM baik pemilik kartu KKS maupun lewat Pos Indonesia.
Keterlambatan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan bukan tanpa alasan. Ada 7 penyebab mengapa BLT Mitigasi Risiko Pangan hingga saat ini belum cair juga.
Baca Juga: Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan Diundur, Kapan Pastinya? KPM Diminta Bersabar
Untuk mengetahui penyebabnya, simak artikel ini agar kamu tidak gagal paham mengapa BLT Mitigasi Risiko Pangan belum cair.
Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan yang dijadwalkan akan dicairkan pertengahan Februari 2024, kini harus diundur menjadi Maret 2024.
Ada beberapa alasan dan proses yang harus dilalui terlebih dahulu oleh pemerintah agar BLT Mitigasi Risiko Pangan dapat segera dicairkan.
Baca Juga: 2 Bantuan Sosial Cair Hari Ini? Update BPNT Februari-Maret 2024 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan
1. Anggaran BLT Mitigasi Risiko Pangan belum komplit
Anggaran BLT Mitigasi Risiko Pangan yang telah disetujui Presiden Jokowi adalah sebesar Rp.11,25 triliun.
Namun, pemerintah utamanya Kemensos, masih akan mengsinkronasi anggaran agar tetap sasaran.
2. Pemerintah masih tahap berkontrak dengan PT. Pos Indonesia
PT. Pos Indonesia sebagai lembaga resmi pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan dipercaya oleh pemerintah karena pemerintah akan mudah mengecek pencairan secara langsung.
3. Update data penerima
Pemerintah masih mengkaji ulang data-data penerima karena banyak data penerima yang baru tervalidasi oleh sistem.
Jadi, pemerintah masin menunggu data penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan tervalidasi seluruhnya sebelum melakukan pencairan.
4. Menunggu pencairan BPNT tahap 1 cair merata
Seperti yang diketahui, penyaluran BPNT tahap 1 akan dihentikan sementara dari tanggal 24 Februari 2024 hingga proses pencairan BPNT tahap 2 dilaksanakan.
Karena data penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan diambil berdasarkan data penerima BPNT, maka pemerintah menunggu seluruh KPM yang terdata menerima BPNT tahap 1 terlebih dahulu sebelum mencairkan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
5. Pemerintah mengsinkronasi bansos lain dengan BLT Mitigasi Risiko Pangan
Pemerintah sedang mengsinkronasi bansos lain seperti PKH dan BPNT dengan BLT Mitigasi Risiko Pangan yang cair sama-sama bulan Maret 2024.
Sinkronasi ini dilakukan agar pencairan bansos dapat dilakulan secara bersamaan pada bulan Maret 2024.
6. Pencairan dilakukan untuk menekan inflasi dan gejolak pangan menjelang bulan ramadhan
BLT Mitigasi Risiko Pangan diharapkan dapat menekan inflasi dan gejolak pangan menjelang bulan ramadhan.
Oleh karena itu, pemerintah menunda proses pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan menjadi Maret 2024. Dimana bulan Maret 2024 bertepatan dengan bulan Ramadhan dan harga bahan pokok biasanya melonjak.
Itu dia informasi mengenai 6 penyebab BLT Mitigasi Risiko Pangan belum dicairkan. Semoga bermanfaat.***