AYOJAKARTA.COM – Bantuan Mitigasi Risiko Pangan (MRP) dikabarkan sudah mulai dicairkan secara bertahap pada hari ini, Jumat (23/2/2024).
Seperti yang diketahui, bantuan MRP terbagi menjadi dua jenis yaitu berupa uang dan berbentuk barang.
Bantuan MRP berbentuk uang disebut dengan nama Bantuan Langsung Tunai Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP).
Baca Juga: Bukan Pemalas! Ini 4 Tanda Kamu Mengalami Lelah Secara Mental, Sulit Bangun Pagi Salah Satunya
Sementara dalam bentuk barang berupa beras 10 kg yang disebut dengan Bantuan Mitigasi Kerawanan Pangan.
Mekanisme dan jadwal pencairan kedua jenis bantuan MRP tersebut berbeda.
Hari ini, hanya salah satu jenis bantuan MRP yang sudah mulai dicairkan oleh pihak penyalur yaitu berupa beras 10 kg.
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos, BLT MRP akan disalurkan kepada para keluarga penerima manfaat (KPM) sebesar Rp 600 ribu.
Proses penyalurannya dicairkan sebanyak satu kali pencairan untuk alokasi tiga bulan yakni Januari-Maret 2024 atau per bulannya senilai Rp 200 ribu.
Sasaran penerima bantuan ini adalah sebanyak 18,8 juta KPM baik KPM BPNT murni maupun BPNT plus PKH.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu, BLT MRP merupakan bantuan pengganti BLT El Nino.
Karena pengganti BLT El Nino, maka kemungkinan data KPM yang akan menerima bantuan ini bersumber dari data DTKS yaitu 18,8 juta KPM yang mayoritas penerima BPNT murni maupun BPNT plus PKH.
Hingga saat ini bantuan BLT MRP berupa uang tersebut belum juga dicairkan oleh pihak penyalur.
Kemungkinan besar bantuan tersebut akan mulai disalurkan menjelang bulan suci Ramadhan.
Selain itu, belum diketahui apakah bantuan tersebut akan disalurkan melalui kartu KKS atau PT Pos Indonesia.
Akan tetapi, kemungkinan besar proses penyalurannya akan menyesuaikan dengan penyaluran bantuan BPNT.
Apabila bantuan BPNT dicairkan melalui kartu KKS maka kemungkinan BLT MRP juga akan disalurkan melalui kartu KKS.
Begitu juga yang melalui PT Pos Indonesia maka bantuan BLT MRP disalurkan oleh pihak yang sama.
Kemudian bantuan MRP berbentuk barang bernama Bantuan Mitigasi Kerawanan Pangan berupa beras 10 kg Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Bantuan beras 10 kg tersebut dikabarkan sudah mulai dicairkan secara bertahap kepada 22 juta KPM yang datanya bersumber dari P3KE.
Terpantau hari ini ada jadwal pencairan di Kota Magelang yang sudah dimulai sejak pukul 08.00 WIB.
Terkait mekanisme pencairannya, beras dari gudang Bulog akan langsung di dropping oleh pihak transporter ke titik komunitas seperti Kantor Desa atau Kelurahan.
Apabila transporter tersebut adalah PT Pos Indonesia maka undangan untuk pencairan bantuan ini berisi sebanyak enam barcode sekaligus.
Oleh karena itu para KPM yang mendapatkan bantuan beras ini harus menjaga surat undangan tersebut karena satu surat digunakan untuk beberapa kali pencairan.
Kemudian ada juga transporter lainnya seperti PT Yasa Trimanunggal yang mana undangan pencairannya tidak terdapat barcode, melainkan menggunakan surat undangan yang dibagikan oleh pemerintah desa setempat setiap jadwal pencairan.
Demikian informasi mengenai pencairan BLT MRP Februari 2024 berupa barang. Semoga bermanfaat.***