Bisnis

RESMI Diumumkan! BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp 600.000 ke 18,8 Juta KPM Akan Cair pada Tanggal Ini

Oleh: Linda Wati Rabu 21 Feb 2024, 16:39 WIB
Illustrasi. BLT Mitigasi Risiko Pangan (Pexels)

AYOJAKARTA.COM - BLT Mitigasi Risiko Pangan kapan cair? BLT MRP Rp600.000 akan cair ke 18,8 juta KPM pada tanggal ini. 

Banyak masyarakat yang mencari tahu soal progres pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan 2024.

Informasi seputar BLT Mitigasi Risiko Pangan dapat Anda temukan pada artikel ini.

Baca Juga: Perolehan Suara Mencengangkan Caleg Artis: Komeng 'Ngopi di Puncak' dengan 1,8 Juta Suara 

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Heru Agustian, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto mengatakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan senilai Rp 600 ribu kepada 18,8 juta KPM kemungkinan akan disalurkan pada Ramadhan 2024.

Sebelumnya pemerintah menargetkan penyalurkan BLT Mitigasi Risiko Pangan pada Februari ini tetapi tanggalnya belum ditetapkan.

Hal itu lantaran bansos pangan termasuk BLT El Nino masih berlangsung hingga saat ini.

Sehingga, BLT Mitigasi Risiko Pangan kemungkinan akan mundur.

Dan jika dilihat pada kalender, bulan Ramadhan 2024 akan jatuh sekitar di tanggal 10 Maret.

Maka, kemungkinan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan paling cepat pada kisaran Minggu pertama dan Minggu kedua di bulan Ramadhan.

Baca Juga: Dulu Oposisi, AHY Resmi Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN: Ini Momentum Partai Demokrat Kembali ke Pemerintahan

Tetapi tidak menutup kemungkinan akan cair pada 24 Maret 2024 hingga awal April 2024 atau menjelang Idul Fitri.

Dan perlu diingat, biasanya penyaluran BLT ini tidak disalurkan serentak, namun akan bertahap.

Data untuk penyaluran BLT ini diambil dari data DTKS bagi KPM yang terdaftar aktif sebagat penerima BPNT.

Untuk penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan bisa langsung dicek pada laman cekbansos.kemensos.go.id. 

Dengan memasukkan nama, domisili, ketik kode dan klik cari data.

Setelah itu Anda akan melihat apakah Anda termasuk sebagai penerima bantuan atau tidak.***

Reporter Linda Wati
Editor Jinan Vania Barizky