AYOJAKARTA.COM - Pemerintah kembali mengalokasikan sejumlah bantuan sosial (bansos) yang akan tersedia pada bulan Februari 2024.
Ini tentunya menjadi berita gembira bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang tengah menantikan pencairan bansos reguler dari pemerintah. Program ini diharapkan dapat meredakan beban ekonomi masyarakat.
Berikut adalah enam jenis bansos yang akan dicairkan pada bulan Februari 2024:
Baca Juga: Dituding Terlibat TPPU, Intip Gurita Bisnis Raffi Ahmad yang Isi Garasinya Capai Rp 60 Miliar!
1. BLT El Nino (BLT Mitigasi Risiko Pangan)
Nama BLT El Nino diganti menjadi BLT Mitigasi Risiko Pangan tahun ini. Meskipun berganti nama, besaran bantuan tetap konsisten, yakni Rp200.000 per bulan.
Namun, kali ini, bantuan akan diberikan selama tiga bulan secara langsung, total senilai Rp600.000. Evaluasi akan dilakukan setelah bulan Maret untuk menentukan kelanjutan program.
2. Bantuan non tunai berupa 10 kg beras
Bagi KPM yang telah menerima pencairan pada bulan Januari, mereka akan kembali menerima bantuan serupa pada bulan Februari.
Undangan yang diterima pada bulan Januari berlaku selama enam bulan atau hingga Juni 2024. Pastikan membawa kartu keluarga (KK), KTP, dan surat undangan saat melakukan pencairan.
3. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH, sebagai bansos rutin, akan dicairkan dalam empat periode selama satu tahun. Pada bulan Februari, PKH memasuki tahap kedua untuk periode pertama.
Mereka yang belum menerima PKH pada bulan Januari mungkin akan menerima pencairan pada Februari 2024. Besaran bantuan bervariasi, tergantung pada kriteria tertentu.
4. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Penerima manfaat BPNT akan menerima uang sebesar Rp200.000 per bulan. Pencairan dilakukan setiap dua bulan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau tiga bulan untuk PT Pos Indonesia.
5. Program Indonesia Pintar (PIP)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan mencairkan bantuan PIP sesuai dengan tingkatan pendidikan: SD Rp450.000, SMP Rp750.000, dan SMA Rp1,8 juta. Pencairan dilakukan melalui bank BRI, BNI, atau BSI.
6. Kartu Prakerja
Bagi yang belum berhasil lolos atau belum memiliki akun Kartu Prakerja, Anda dapat mendaftar melalui situs resmi prakerja.go.id.
Meskipun belum ada informasi resmi yang dapat dikonfirmasi, nampaknya pencairan Kartu Prakerja juga akan dimulai pada bulan Februari 2024.
Terdapat kemungkinan bahwa gelombang pendaftaran ke-63 Kartu Prakerja akan dibuka kembali pada bulan Februari 2024.
Bagi yang berhasil lolos, insentif sebesar Rp4.200.000 akan diterima untuk keperluan pelatihan, yang akan dikirimkan langsung ke rekening atau e-wallet yang terhubung. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan insentif survei sebesar Rp100.000.***