Bisnis

Erick Thohir Dorong Pembiayaan Berkelanjutan di Pembukaan AIPF 2023, BRI Siap Perbesar Portofolio Pembiayaan

Oleh: Tim AYO 06 Rabu 06 Sep 2023, 09:45 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir

AYOJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo membuka pertemuan ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF) 2023, Selasa (05/09).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menuturkan, ekonomi ASEAN terbukti tangguh di tengah melemahnya ekonomi dunia.

Dalam event yang dihadiri oleh Kepala Negara ASEAN serta Menteri Kabinet Indonesia Maju tersebut Presiden Joko Widodo menambahkan, ekonomi ASEAN terus tumbuh melebihi pertumbuhan ekonomi global dan kawasan lainnya. 

Baca Juga: Dirut BRI Bahas Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM di Hari Pertama AIPF

Ekonomi global kini menghadapi tantangan untuk tetap menjaga stabilitas dalam menghadapi tantangan dan perubahan.

ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) yang digelar pada 5-6 September 2023 di Jakarta menjadi forum untuk mendorong perekonomian, terutama di ASEAN.

Menteri BUMN Erick Thohir yang hadir dalam pembukaan acara mengatakan, forum ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF) menjadi ruang bagi Indonesia untuk membuka peluang dan potensi kerja sama yang lebih terkoneksi dan terintegrasi.

Baca Juga: Lewat BRImo, BRI Terus Berikan Kualitas Layanan Terbaik untuk Nasabah

“Melalui forum ini, Indonesia berupaya untuk mendorong pembangunan kawasan keberlanjutan. Terdapat tiga isu utama yang diangkat, yakni infrastruktur hijau dan rantai pasok, transformasi digital dan kreatif ekonomi serta pembiayaan yang berkelanjutan dan inovatif,” ujarnya.

Seperti diketahui, ASEAN merupakan salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan pasar yang berkembang dan populasi yang produktif.

Bank BRI sebagai bank UMKM terbesar di Indonesia, turut mendukung isu strategis AIPF, salah satunya melalui fokus meningkatkan penyaluran pembiayaan berkelanjutan serta pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca Juga: Holding Ultra Mikro BRI Terus Jalankan Sustainable & Innovative Financing di 36 Juta Nasabah

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, BRI telah menyiapkan transformasi digital sebagai strategi menciptakan produk dan layanan keuangan yang inovatif.

“Kami juga terus menjajaki peluang-peluang baru termasuk merambah lebih dalam ke segmen terkecil yaitu ultra mikro,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2021, dibentuknya Holding Ultra Mikro bersama Pegadaian dan PNM membuat ekspansi pembiayaan semakin luas.

Baca Juga: Dukung Rantai Pasok Industri Petrokimia Nasional, BRI Jalin Kerja Sama dengan Chandra Asri

Pegadaian sendiri yang merupakan pemberi pinjaman gadai terbesar di Indonesia, berkolaborasi dengan PNM yang unggul dalam pinjaman berbasis kelompok.

Sejak terbentuknya Holding UMi, pinjaman yang disalurkan telah menyentuh lebih dari 36,1 juta usaha mikro dan ultra mikro.

Selain pemberdayaan, dukungan BRI terhadap isu yang diusung AIPF pada infrastruktur hijau ditunjukkan melalui inisiatif ESG.

Baca Juga: Cetak Laba Rp29,56 Triliun, BRI Makin Tangguh dengan Kredit Mikro Tumbuh 11,41 Persen

Penerapan kredit berbasis ESG porsinya telah mencapai 67,2% dari total portofolio kredit, atau senilai Rp732,3 triliun hingga akhir kuartal II- 2023.

Total kredit berbasis ESG yang dimiliki BRI tersebut semakin memperkuat posisi BRI sebagai front-runner on sustainable bank di Indonesia atau pemilik portofolio sustainable finance terbesar di Indonesia.

Hal tersebut tak terlepas dari komitmen BRI yang terus memperkuat praktik keuangan berkelanjutan yang menjadi strategi utama perseroan untuk terus tumbuh dan berkembang.

Baca Juga: Menteri BUMN Apresiasi Pesta Rakyat Simpedes BRI Berdayakan UMKM Fashion Go Global, Rajutan Difabel-Buruh Tani

Adapun penopang utama pertumbuhan kredit berbasis ESG BRI yakni aspek sosial melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tak hanya itu, aksi lainnya yakni pada tahun 2022, BRI juga menerbitkan Green Bond senilai Rp5 triliun.

Sebagian dari dana yang terhimpun, disalurkan ke proyek Renewable Energy (mendukung SDGs No 7: Affordable and Clean Energy dan SDGs No 13; Climate Action).

Baca Juga: Pembiayaan Infrastruktur dan Akses Masuk dengan BRIZZI didukung BRI, LRT Jabodebek Resmi Beroperasi

Dari sisi operasional pun BRRI telah menggunakan kendaraan listrik, yakni 97 mobil listrik, 50 motor listrik sebagai kendaraan Operasional kantor.

Bank bersandi BBRI ini juga telah memiliki SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di Lingkungan Kantor Pusat BRI.

Selain itu, sebanyak 12 unit kerja BRI telah menggunakan panel surya sebagai alternatif penggunaan listrik.***

Reporter Tim AYO 06
Editor Desi Kris