AYOJAKARTA.COM - Bitcoin masih menjadi tren investasi saat ini? Dalam beberapa tahun terakhir Bitcoin diminati karena lonjakan harganya yang luar biasa.
Nilai investasi Bitcoin dari Rp250 jutaan di awal 2023 kini telah mencapai sekitar Rp1,6 miliar.
Para investor tentu penasaran sampai kapan tren ini berlanjut dan berapa harga puncak Bitcoin di tahun 2025?
Siklus Bitcoin sebelumnya menunjukan tren kenaikan harga yang masih bisa diprediksi.
Ketika akan berinvestasi di Bitcoin tentu harus memahami siklus dan indikator lainnya.
Dengan memperkirakan kapan harga Bitcoin akan mencapai puncaknya dan berapa nilai tertingginya di tahun 2025 tentu akan sangat profitable.
Bitcoin memiliki siklus yang dinamakan halving setiap empat tahun sekali.
Reward bagi para penambang Bitcoin bisa berkurang setengahnya.
Baca Juga: iPhone 16 Siap Masuk Pasar Februari! Apple dan Pemerintah Indonesia Telah Capai Kesepakatan
Hal Ini berdampak pada kenaikan harga karena pasokan yang semakin terbatas.
Puncak harga Bitcoin terjadi pada 10 November 2021, 548 hari setelah halving pada 11 Mei 2020.
Kemudian 17 Desember 2017, 526 hari setelah halving pada 9 Juli 2016.
Dari pola ini menunjukan puncak harga Bitcoin umumnya terjadi 17-18 bulan setelah halving.
Berapa Harga Puncak Bitcoin di 2025 dan Bagaimana Pola Kenaikan Siklusnya?
Harga Bitcoin di Tahun 2012 hingga 2013 naik 92x lipat, kemudian di Tahun 2016-2017 harganya naik 30x lipat.
Jika tren penurunan rasio ini berlanjut maka diperkirakan kenaikan harga di siklus 2024-2025 adalah sekitar 2,2x lipat dari harga saat halving sebelumnya.
Harga Bitcoin saat halving April 2024 mencapai $63.000 atau sekitar Rp1 miliar.
Maka jika dikalikan 2,2x harga puncak Bitcoin bisa mencapai $157.500 atau sekitar Rp2,5 miliar.
Tidak menutup kemungkinan jika ada momentum besar oleh negara atau institusi keuangan global maka harga bisa jauh melebihi dari prediksi.***