AYOJAKARTA.COM - Kementerian Sosial Republik Indonesia mengumumkan kabar menggembirakan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya mencairkan bantuan melalui PT Pos Indonesia.
Sebanyak 456.713 KPM dari total 1,6 juta KPM yang telah berhasil menyelesaikan proses bursa kerja online (burekol) kini siap menerima kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru dari Bank Mandiri pada Agustus 2025.
Peralihan sistem ini merupakan bagian dari transformasi digital penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT, di mana KPM yang sebelumnya menerima bantuan berupa surat undangan dari pos kini dapat mencairkan bantuan melalui kartu KKS di mesin ATM, agen bank, atau langsung di bank penyalur terdekat.
Sebanyak 456.713 KPM dari total 1,6 juta KPM yang telah berhasil menyelesaikan proses bursa kerja online (burekol) kini siap menerima kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru dari Bank Mandiri pada Agustus 2025.
Peralihan sistem ini merupakan bagian dari transformasi digital penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT, di mana KPM yang sebelumnya menerima bantuan berupa surat undangan dari pos kini dapat mencairkan bantuan melalui kartu KKS di mesin ATM, agen bank, atau langsung di bank penyalur terdekat.
Baca Juga: Lulus Graduasi Bansos? Justru Peluang Bantuan Lebih Besar Menanti!
Distribusi kartu KKS ini akan dilaksanakan di berbagai daerah termasuk Jember, Jepara, Karo, Kebumen, Kendal, Kepulauan Meranti, Kolaka, Kolaka Timur, dan Kolaka Utara.
Dengan mekanisme penyerahan yang disesuaikan dengan jumlah penerima di masing-masing wilayah - baik di kantor cabang bank untuk jumlah sedikit maupun di titik komunitas seperti kantor desa/kelurahan untuk jumlah yang banyak.
Bukti nyata keberhasilan program peralihan ini terlihat pada tanggal 5 Agustus 2025, di mana beberapa KPM penerima kartu KKS baru dari Bank Mandiri telah menerima saldo sebesar Rp1 juta yang terdiri dari dua komponen:
- Rp600.000 untuk bantuan BPNT periode April-Juni 2025; dan
- Rp400.000 untuk penambahan BPNT bulan Juli 2025.
Saldo ini merupakan pencairan susulan tahap kedua yang tertunda akibat proses peralihan sistem, bukan pencairan untuk tahap ketiga periode Juli-September 2025.
Empat bank penyalur yang terlibat dalam distribusi bantuan sosial meliputi Bank BSI khusus untuk Provinsi Aceh, serta Bank Mandiri, BRI, dan BNI yang tersebar di seluruh Indonesia.
Distribusi kartu KKS ini akan dilaksanakan di berbagai daerah termasuk Jember, Jepara, Karo, Kebumen, Kendal, Kepulauan Meranti, Kolaka, Kolaka Timur, dan Kolaka Utara.
Dengan mekanisme penyerahan yang disesuaikan dengan jumlah penerima di masing-masing wilayah - baik di kantor cabang bank untuk jumlah sedikit maupun di titik komunitas seperti kantor desa/kelurahan untuk jumlah yang banyak.
Bukti nyata keberhasilan program peralihan ini terlihat pada tanggal 5 Agustus 2025, di mana beberapa KPM penerima kartu KKS baru dari Bank Mandiri telah menerima saldo sebesar Rp1 juta yang terdiri dari dua komponen:
- Rp600.000 untuk bantuan BPNT periode April-Juni 2025; dan
- Rp400.000 untuk penambahan BPNT bulan Juli 2025.
Saldo ini merupakan pencairan susulan tahap kedua yang tertunda akibat proses peralihan sistem, bukan pencairan untuk tahap ketiga periode Juli-September 2025.
Empat bank penyalur yang terlibat dalam distribusi bantuan sosial meliputi Bank BSI khusus untuk Provinsi Aceh, serta Bank Mandiri, BRI, dan BNI yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Mensos Dorong Status KPM Bansos PKH dan BPNT Hanya Sementara, Ada Program Pemberdayaan Lanjutan, Maksudnya?
Sementara Bank Mandiri telah memulai distribusi, tiga bank lainnya diperkirakan akan menyusul dalam waktu dekat seiring dengan penyelesaian proses burkol untuk sisa 2 juta KPM yang masih dalam tahap verifikasi.
Mengenai update bantuan PKH-BPNT tahap ketiga untuk periode Juli-September 2025, Kementerian Sosial masih memfokuskan penyelesaian penyaluran tahap kedua bagi KPM yang masih dalam proses burkol.
Progres di sistem SIKS-NG pada menu View DTSEN dan PKH belum menunjukkan aktivitas untuk tahap ketiga, sehingga KPM diminta bersabar menunggu.
Prediksi pencairan tahap ketiga baru akan terlihat setelah tanggal 18 Agustus 2025, mengikuti batas akhir cut-off data survei ground checking DTSEN terbaru.
Sementara Bank Mandiri telah memulai distribusi, tiga bank lainnya diperkirakan akan menyusul dalam waktu dekat seiring dengan penyelesaian proses burkol untuk sisa 2 juta KPM yang masih dalam tahap verifikasi.
Mengenai update bantuan PKH-BPNT tahap ketiga untuk periode Juli-September 2025, Kementerian Sosial masih memfokuskan penyelesaian penyaluran tahap kedua bagi KPM yang masih dalam proses burkol.
Progres di sistem SIKS-NG pada menu View DTSEN dan PKH belum menunjukkan aktivitas untuk tahap ketiga, sehingga KPM diminta bersabar menunggu.
Prediksi pencairan tahap ketiga baru akan terlihat setelah tanggal 18 Agustus 2025, mengikuti batas akhir cut-off data survei ground checking DTSEN terbaru.
Baca Juga: 5 Game Mendaki Gunung di Roblox Paling Seru, Cocok untuk Pemula hingga Profesional
Saat ini, para pendamping sosial sedang melaksanakan tugas ground checking untuk memverifikasi data usulan masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos dan usulan dari Dinas Sosial melalui akun SIKS-NG pemerintah desa serta akun supervisor di Dinas Sosial kabupaten/kota.
Proses ini penting untuk memastikan akurasi data penerima sebelum pencairan tahap ketiga dilaksanakan, sehingga bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berhak menerimanya.***
Saat ini, para pendamping sosial sedang melaksanakan tugas ground checking untuk memverifikasi data usulan masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos dan usulan dari Dinas Sosial melalui akun SIKS-NG pemerintah desa serta akun supervisor di Dinas Sosial kabupaten/kota.
Proses ini penting untuk memastikan akurasi data penerima sebelum pencairan tahap ketiga dilaksanakan, sehingga bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berhak menerimanya.***