Steam Diblokir, Pengguna Minta Ganti Kerugian Kepada Kominfo

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 21:27 WIB
Website Steam alami kegagalan koneksi akibat diblokir oleh Kominfo, banyak pengguna yang dirugikan  (Twitter)
Website Steam alami kegagalan koneksi akibat diblokir oleh Kominfo, banyak pengguna yang dirugikan (Twitter)

AYOJAKARTA.COM - Salah satu platform distribusi aplikasi digital dan permainan video game yaitu Steam, merupakan salah satu platform yang akses layanannya ditutup oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) pada hari, Sabtu (30/7/2022).

Kominfo tetap memegang teguh prinsipnya untuk memerdekakan digitalisasi di Indonesia agar tidak seenaknya di jajali oleh perusahaan penyedia platform dari luar negeri yang sewenang-wenang tidak mengikuti dan mengindahkan persyaratan legalitas yang diminta oleh Kominfo
 
Dilansir AyoJakarta.com dari berbagai sumber Sabtu (30/7/2022) buntut dari keputusan Kominfo untuk memblokir platform digital Steam itu memancing amarah sebagian besar pengguna layanan distribusi aplikasi global tersebut.
 
 
Selain itu, tidak sedikit pula yang mengalami kerugian akibat pembatasan layanan yang terjadi.
 
Sejak pemblokiran sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat, ribuan warganetpun menjadikan akun Twitter dan Instagram @kemkominfo sebagai sasaran kemarahan publik.
 
Salah satu pengguna Steam, Marendra Harditya mengaku, alami kerugian ratusan juga atas keputusan sepihak Kemenkominfo dalam menutup Steam, Epic, hingga Origin.

Dia pun meminta ganti rugi kepada Kemenkominfo yang membuat saldo miliknya tidak bisa digunakan.
 
"Tolong di-refund ya Pak ini kerugian saya sekitar Rp 300 juta karena kementerian boomer, ini baru Steam Pak. Belum akun Epic dan Origin saya, saya beli pakai uang halal bukan korup APBN ya Pak, yang halal diblok, judi online malah aman kocak #blokirKominfo," kata pemilik akun Twitter @razfaren yang statusnya disukai 1.600 dan ditanggapi ratusan akun lain
 
Pengguna akun @razfaren menumpahkan uneg-unegnya dengan membalas cuitan akun Twitter @kemkominfo, yang memang menjadi sarana kemarahan warganet.
 
Dia pun menanggapi status Menkominfo Johnny G Plate yang melakukan kunjungan kerja ke Los Angeles, Amerika Serikat untuk memastikan kemajuan pembuatan satelit di Boeing, SpaceX, dan Hughes Network System.

 
Memang sejak pemblokiran sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat beberapa hari lalu telah membuat ribuan warganet menjadikan akun @kemkominfo sebagai sasaran kemarahan publik.
 
Pemblokiran dilakukan per Sabtu, lantaran tenggat pendaftaran PSE yang dibuat Kemenkominfo adalah pada hari Jumat, 29 Juli 2022 sampai pukul 23.59 WIB.
 
Namun, pihak Steam sendiri diketahui memang belum juga memberi tanggapan atas surat peringatan yang dikirimkan oleh Kemenkominfo kepada seluruh perusahaan sejak lima hari lalu.*** (Arif Nurrohman)

Editor: Desi Kris

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X