Bogor

Aktivis Mahasiswa Kecewa, Alun-alun Kota Bogor Dipadati Lautan Warga

Oleh: Yogi Faisal Minggu 19 Des 2021, 14:53 WIB
Kondisi terkini Alun-alun Kota Bogor pada Minggu 19 Desember 2021 pagi.

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM - Usai diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat pada Jumat 17 Desember 2021 kemarin. Alun-alun Kota Bogor langsung diserbu masyarakat.

Bahkan, ratusan hingga ribuan warga Kota Bogor langsung datang berbondong-bondong memadati ke Alun-alun Kota Bogor, yang berada di atas lahan eks Taman Topi, tepat di samping Stasiun Bogor.

Berdasarkan laporan video yang diterima Ayojakarta.com, sedari Sabtu (18/12/2021) malam, Alun-alun Kota Bogor sudah dipadati oleh masyarakat.

Baca Juga: Sepanjang 2021, Kasus Tawuran Pelajar di Kota Bogor Naik 200 Persen

Video berdurasi 26 detik yang diambil salah seorang pengendara mobil yang melintas, memperlihatkan kondisi Alun-alun Kota Bogor yang dipenuhi lautan manusia memadati kendaraan para pengunjung Alun-alun Kota Bogor. "Rame banget. Parah banget," teriak pengemudi mobil sambil merekam video kondisi Alun-alun Kota Bogor.

Tak hanya pada pada Sabtu 18 malam, alun-alun Kota Bogor juga dipadati pengunjung pada Minggu (19/12/ 2021) pagi.

Yazid Bustomi salah satu pengunjung Alun-alun Kota Bogor mengaku sengaja datang untuk melihat secara langsung alun-alun yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp13,6 miliar tersebut.

"Penasaran aja pengen tahu seperti apa alun-alunnya, soalnya sempet ramai juga kan di medsos, makannya datang ke sini. Sambil berolahraga di SSA Kebun Raya, istirahat di sini sambil lihat," ujarnya.

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor Fahreza Berliansyah mengaku sangat senang sekaligus kecewa dengan Alun-alun Kota Bogor.

Baca Juga: Teruntuk Anda yang Ingin Malam Tahun Baru di Puncak, Bupati Bogor Pastikan akan Tutup Total Jalur di Cisarua

"Pertama senang, karena Kota Bogor punya alun-alun. Kedua kecewa, karena alun-alun menjadi salah satu tempat berkerumun masyarakat. Apalagi saat ini kondisi masih pandemi Covid-19," ujarnya.

Ia menyatakan seharusnya Pemkot Bogor bisa mengambil langkah antisipatif untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat di Alun-alun Kota Bogor ini.

"Harusnya Pemkot Bogor bisa membaca, kalau animo masyarakat kita itu sangat tinggi. Minimal diawasi secara ketat oleh petugas protokol kesehatannya. Jangan dibiarkan begitu saja," ungkapnya.

Ia berharap kedepannya akan ada solusi dari Pemkot Bogor, untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan di sejumlah fasilitas publik seperti Alun-alun Kota Bogor ini.

Baca Juga: Teruntuk Warga Bogor! Hari Rabu 15 Desember 2021 Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai

"Semoga saja kedepan ada solusinya. Jangan sampai hadirnya Alun-alun Kota Bogor ini justru menimbulkan dampak negatif. Seperti kluster penyebaran Covid-19. Jangan sampai itu terjadi," tutupnya.

Reporter Yogi Faisal
Editor Rahajeng Pramesi