KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2022, yang digelar jajaran Komisi III DPRD Kota Bogor selama tiga hari bersama instansi terkait selesai dilaksanakan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin mengatakan, ada beberapa catatan yang mesti diperhatikan Pemkot Bogor pada 2022 mendatang. Salah satunya prioritas pembangunan strategis yang mesti terus digeber Pemkot Bogor pada tahun depan.
Pria yang akrab disapa ZM ini menilai, tahun depan merupakan pintu gerbang pembangunan setelah Kota Bogor melewati masa pandemi Covid-19 selama kurang lebih dua tahun.
"Jadi dari hasil pembahasan kemarin kami meminta pembangunan strategis yang esensial kembali dilaksanakan, mengingat saat ini kasus Covid-19 mulai melandai," katanya, Senin 8 November 2021.
Adapun program yang diwajibkan oleh komisi III untuk diselesaikan adalah pembangunan jalan R3 dan Masjid Agung Kota Bogor.
"Pekerjaan pemkot yang tak kunjung tuntas, yaitu jalan R3 dan saya harap itu diprioritaskan, jangan sampai terlewat lagi dengan alasan apapun," tegasnya.
Politisi PPP ini juga meminta agar Pemkot Bogor segera menyelesaikan program pembangunan Masjid Agung Kota Bogor, yang tak kunjung selesai sejak 6 tahun ke belakang.
"Masjid Agung juga tahun depan akan memasuki pembangunan tahap akhir, dan ini harus selesai di tahun 2022. Buktikan kalau Pemkot Bogor serius membangun rumah ibadah yang sudah 6 tahun belum juga selesai," bebernya.
ZM juga menyoroti perihal rencana kelanjutan pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) yang akan menyasar Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal.
ZM meminta agar Pemkot Bogor aktif dalam hal sosialisasi pembangunan agar nantinya tidak ada bentrokan antar warga dan pengembang.
"Jangan sampai pembangunan itu menimbulkan polemik. Jadi pemkot harus aktif mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak menjadi polemik di kemudian hari," katanya.