KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Meski capaian vaksinasi Covid-19 Kota Bogor sudah mencapai 80 persen lebih dari total sasaran vaksinasi 819.444 orang. Namun hingga kini status PPKM Kota Bogor masih berada di Level 3.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, Kota Bogor sulit masuk ke level 2 karena progres vaksinasi di Kabupaten Bogor masih di bawah 50 persen, sedangkan Kota Bogor dan wilayah aglomerasi Jabodetabek sudah di atas 50 persen.
"Salah satu syarat untuk masuk PPKM Level 2 ini kan adalah capaian vaksinasi. Karena kita ini masuk dalam aglomerasi Jabodetabek, jadi walaupun Kota Bogor sudah di atas 80 persen capaian vaksinasinya, kita akan terus berada di Level 3 kalau masih ada kota dan kabupaten di Jabodetabek yang capaian vaksinasi di bawah 50 persen," katanya, kepada awak media Kamis 30 September 2021 kemarin.
Berdasarkan data tebulasi vaksinasi di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jumat 1 Oktober 2021, progres vaksinasi di DKI Jakarta 127,1% dosis pertama atau dengan sasaran sebanyak 10.6 juta dan 94,5% atau 7,9 juta untuk dosis kedua.
Kota Tanggerang 82,2% atau 1,2 sasaran untuk dosis pertama dan 47,7% atau 706.183 sasaran untuk dosis kedua. Kota Tanggerang Selatan sudah 70,3% atau 754.740 sasaran untuk dosis pertama dan 43,9% atau 471.868 sasaran untuk dosis kedua.
Kota Depok 56,1% atau 906.368 sasaran dosis pertama dan 29,6% atau 478.119 sasaran untuk dosis kedua. Kota Bekasi 64,5% atau 1,3 juta sasaran dosis pertama dan 42% atau 863.088 sasaran untuk dosis kedua.
Kabupaten Bekasi 57,4% atau 1,3 sasaran untuk dosis pertama dan 25% atau 618.765 sasaran untuk dosis kedua.
Untuk Kota Bogor 82% atau 672.696 sasaran untuk dosis pertama dan 52,2% atau 428.115 untuk dosis kedua. Sedangkan Kabupaten Bogor baru mencapai 38,6% atau 1,6 juta untuk dosis pertama dan 16,5% atau 696.811 sasaran untuk dosis kedua.
"Jadi selama vaksinasi di Kabupaten masih di bawah 50%, Kota Bogor tidak akan turun level dari PPKM Level 3 ke PPKM Level 2, walaupun capaian vaksinasi Kota Bogor sudah 82%," ungkapnya.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat, agar penurunan level PPKM tidak hanya berpatokan pada capaian vaksinasi di aglomerasi.
"Saat ini kan penurunan Level PPKM dipukul rata sesuai aglomerasi. Saya rasa ini yang musti dikaji kembali. Kami sudah menyuarakan ini berkali-kali agar sistem penurunan level PPKM tidak seperti ini," tutupnya. (Yogi Faisal)
Foto: Bima Arya Sugiarto (tengah) saat memberikan keterangan resmi kepada awak media, belum lama ini (Yogi Faisal)