CIAWI, AYOJAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor lakukan penandatanganan perpanjangan kerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Perpanjangan penandatanganan kerjasama tersebut, Terkait pinjam pakai tanah dan bangunan milik BPSDM Kemendargri RI sebagai Pusat Isolasi Terpadu (Isoter) di Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, perpanjangan kerjasama Pusat Isoter dilakukan sebagai upaya optimalisasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor.
Dirinya juga mengaku sangat berterimakasih kepada BPSDM Kemendagri RI yang telah mendorong optimalisasi pengendalian dan penanganan pandemi Covid-19, melalui peminjaman bangunan untuk dijadikan Pusat Isoter bagi pasien Covid-19.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya, Pusat Isoter Kemang beserta fasilitasnya sudah kita gunakan berjalan 2 tahun untuk menangani pasien Covid-19. Alhamdulilah masyarakat kami yang terpapar Covid-19 bisa sembuh setelah dilakukan perawatan di Pusat Isoter, salah satunya Pusat Isoter Kemang," katanya, kepada awak media Selasa 28 September 2021.
Perpanjangan Isoter itu juga dilakukan sebagai langkah antisipatif potensi terjadinya gelombang 3 Covid-19, yang diprediksi para ahli sangat mungkin terjadi.
"Ini juga sebagai antisipasi kami untuk kemungkinan terburuk. Karena menurut para pengamat mungkin akan ada potensi Covid-19 gelombang 3. Mudah-mudahan ini tidak terjadi," ungkapnya.
Kepala BPSDM Kemendagri RI, Teguh Setyabudi mengatakan, penandatangan perpanjangan kerjasama merupakan perpanjangan ketiga untuk penggunaan Pusat Isoter Oktober-Desember. Itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diharapkan, mudah-mudahan tidak terjadi gelombang ketiga.
“Dengan kasus yang terus melandai, mudah-mudahan pandemi segera berakhir. Meskipun tidak ada satupun yang tahu pandemi ini kapan berakhirnya. Perpanjangan kerjasama ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Jika pandemi telah berakhir tempat itu bisa digunakan kembali sebagai pusat pelatihan bagi para ASN, juga sebagai pusat pendidikan, dan pengajaran,” tutupnya