CIBINONG, AYOJAKARTA - Jajaran Polres Bogor kembali memperpanjang pemberlakuan uji coba ganjil genap di kawasan Puncak Kabupaten Bogor.
Perpanjangan uji coba ganjil genap itu dilakukan demi mengurangi kepadatan arus lalulintas di kawasan Puncak Kabupaten Bogor, sambil menunggu peraturan baku yang saat ini tengah dibahas Kementerian Perhubungan.
"Sambil menunggu produk hukum yang sedang dibahas Kementerian Perhubungan untuk kawasan Puncak Kabupaten Bogor, ganjil genap kembali akan kami lakukan pada pekan ini," kata Kapolres Bogor AKBP Harun, Kamis 16 Seperti 2021.
Status Jalan Raya Puncak yang berstatus jalan nasional, mengharuskan Pemkab Bogor mesti menunggu aturan dari pemerintah pusat yang akan diberlakukan di kawasan Puncak Kabupaten Bogor.
Harun menjelaskan, uji coba pemberlakuan sistem ganjil-genap pada akhir pekan ini sama seperti uji coba dua pekan sebelumnya, yakni mulai Jumat siang hingga Minggu tengah malam.
Jumlah lokasi pemeriksaannya pun masih sama delapan titik. Yaitu Simpang Pasir Angin, pintu Tol Ciawi, Simpang Gadog, Rainbow Hills, pos penutupan arus Cibanon, pos penutupan arus Bendungan, dan dua lokasi di Kawasan Sentul.
Terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, saat ini pihaknya masih merumuskan kebijakan apa yang tepat yang nantinya bisa diterapkan untuk menekan kemacetan lalulintas di kawasan Puncak Kabupaten Bogor.
"Kami sedang merancang peraturan perhubungan untuk di kawasan Puncak Kabupaten Bogor ini. Apakah nanti ganjil genap ini akan kami permanenkan atau seperti apa kedepannya. Kami akan coba kaji ini dengan pihak-pihak terkait," ujarnya.
Sejauh ini pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak terkait. Seperti pihak kepolisian dari Polres Bogor, Polresta Bogor Kota, Polres Cianjur, Polres Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, hingga unsur lapisan masyarakat Puncak Kabupaten Bogor yang tergabung dalam Puncak Ngahiji.
"Dari hasil evaluasi ganjil genap dan komunikasi kami dengan berbagai pihak tadi. Hasil pembahasan ini nanti akan menjadi modal bagi kami dalam pembentukan aturan yang akan kami terapkan di kawasan Puncak Kabupaten Bogor ini," bebernya.
Berdasarkan hasil pengamatan dan laporan yang diterimanya, pada uji coba ganjil genap pekan kedua ini jumlah kendaraan yang menuju kawasan Puncak Kabupaten Bogor alami penurunan sebanyak 30 hingga 40 persen jika dibandingkan pekan lalu.
"Nantinya hasil evaluasi ganjil genap pekan pertama dan kedua ini akan jadi dasar untuk kami dalam menentukan kebijakan apa yang akan diterapkan untuk kawasan Puncak ini. Sampai saat ini kami masih merumuskannya. Makannya sambil menunggu hasilnya uji coba ganjil genap di Puncak kami lanjutkan," tutupnya