KABUPATEN BOGOR, AYOJAKARTA - Bupati Bogor Ade Yasin mengakui jika pelaksanaan ganjil-genap (Gage) di kawasan Puncak Kabupaten Bogor pada Jumat 4 September hingga Minggu 5 September 2021 belum maksimal.
Ade Yasin menilai, banyaknya kendaraan yang masih melintas ke kawasan Puncak Kabupaten Bogor lantaran para pengendara tersebut melewati jalur alternatif atau jalur tikus untuk menuju Puncak Kabupaten Bogor.
Padahal, ada lima check point ganjil-genap yang dijaga oleh petugas, yakni di Exit GT Ciawi, Exit Cibanon, Simpang Gadog, Rainbow Hills, dan Bendungan. Ada juga tambahan dua check point ganjil-genap di kawasan Sentul, Babakan Madang.
"Penurunan volume kendaraan yang ke Puncak memang ada, tapi belum maksimal. Makannya harus dievaluasi agar penerapan Gage di Puncak maksimal, arus lalulintas lancar dan masyarakat tidak dirugikan," katanya, Selasa 7 September 2021.
Salah satu catatan yang mesti jadi perhatian penerapan Gage di Puncak Kabupaten Bogor yakni jalan alternatif. Sebab, banyak pengendara yang sengaja memilih jalur alternatif untuk menuju Puncak Kabupaten Bogor demi menghindari Gage.
Oleh karenanya, kelanjutan uji coba ganjil-genap akan dikaji kembali. Apalagi, pengendalian kemacetan di Puncak hanya diatasi oleh petugas gabungan yang ada.
"Kajian itu kami lakukan tidak hanya agar tidak ada penumpukan wisatawan pada saat kembali ke daerah asal. Namun, agar warga Puncak sendiri tidak terganggu ketertiban dan kenyamanannya setiap akhir pekan," ujarnya.