Bogor

Langgar Batas Jam Demo di Depan Istana Bogor, 26 Mahasiswa Diamankan

Oleh: Admin Rabu 21 Okt 2020, 07:33 WIB
Aksi massa mahasiswa di depan Istana Bogor/ Suara.com

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Polisi mengamankan 20 mahasiswa dan 6 mahasiswi lantaran melanggar batas maksimal waktu demonstrasi di sekitar gerbang utama Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Mereka kemudian didata dan diberikan pemahaman mengenai aturan demonstrasi di Polresta Bogor.

Kabag Ops Polresta Bogor Kota, Kompol Prasetyo Purbo Nurcahyo mengatakan, mahasiswa tersebut berasal dari berbagai fakultas di Universitas Pakuan Bogor yang menggelar demonstrasi higga Selasa (20/10/2020) malam.

"Ada 26 mahasiswa dari berbagai Fakultas, ada enam mahasiswi juga dan keterkaitannya adalah dari batas izin atau kegiatan pelaksanaan dari Undang-Undang sampai pukul 18.00 WIB," katanya kepada wartawan, Selasa malam.

Menurut dia, kepada 26 mahasiswa itu dilakukan pendataan dan diberikan pemahaman mengenai aturan dalam unjuk rasa.

AYO BACA : Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Bakar Ban di Depan Istana Bogor

"Kami dari Polresta melakukan langkah-langkah pendataan dan himbau aksi unjuk rasa ke depan agar mematuhi aturan umum, tetap undang-undang menyampaikan pendapat di muka umum sampai pukul 18.00 WIB, tidak ada lagi unjuk rasa yang dilakukan," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) dan GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), dipukul mundur anggota gabungan Polri-TNI, Selasa (20/10/2020) malam.

Saat dipukul mundur pada pukul 18.30 WIB, anggota gabungan mengamankan sejumlah massa aksi yang diduga menjadi pemicu keributan di kawasan gerbang Istana Bogor.

Massa aksi yang dipukul mundur itu berlarian di Jalan Raya Sudirman menuju arah Air Mancur. Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara mahasiswa dan anggota gabungan tersebut.

Pada pukul 20.00 WIB, jalur Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor kembali dibuka, akses jalan yang sebelumnya ditutup dibuka setelah Perdana Menteri PM Jepang Yoshihide Suga telah selesai melakukan pertemuan di Istana Bogor dengan Presiden Joko Widodo.

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati