Bogor

Kualitas Beras Bantuan Kurang Bagus, Warga Kota Bogor Bisa Ajukan Komplain

Oleh: Admin Rabu 29 Jul 2020, 10:39 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S Rasmana. (Ayobogor/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S Rasmana menegaskan pihaknya siap menjemput dan menukar beras bantuan yang telah diterima warga apabila kualitasnya kurang bagus. 

Dia mengatakan apabila ada warga yang menerima beras kurang berkualitas dapat menukarnya dengan cara mengajukan komplain terlebih dahulu kepada DKPP. 

"Kalau ada beras yang tidak layak silakan komplain ke kita. Kemudian silakan penerima bawa berasnya, bisa melalui kelurahan atau langsung," katanya Rabu (29/7/2020).

Dia menambahkan bahkan jika sudah ada komplain DKPP siap menjemput dan menggantinya melalui Perum Bulog. 

AYO BACA : Kabupaten Bogor Catat Tambahan 5 Pasien Positif Covid-19

"Sampai saat ini masih kita buka (penukaran beras). Namun hingga saat ini belum ada pengaduan resmi," katanya

Pihaknya tahun ini menganggarkan  penyediaan cadangan beras pemerintah sebesar Rp140 juta untuk sekitar 14.000 kilogram beras. Pendistribusian dimulai sejak 19 Mei sampai dengan awal Juni. Selain itu, ada 8.000 kilogram lebih beras cadangan pemerintah tahun lalu di Perum Bulog yang juga sudah disalurkan.

“Semuanya sudah habis diserap habis masyarakat," katanya.

Anas menyampaikan, cadangan beras pemerintah ini hanya bantalan saja yang tahun ini dipergunakan RW Siaga Corona untuk dapur umum dan perorangan yang tidak mendapatkan bantuan. 

AYO BACA : Warga Bogor Wajib Lapor RT RW Jika Keluar Masuk Kota

"Kalau sebelum pandemi Covid-19 kita salurkan ke tempat bencana dan warga yang membutuhkan,” katanya.

Hingga saat ini beras cadangan pemerintah tersebut belum dibayarkan oleh pihaknya. Sebab, masih menunggu aduan warga jika memang ada yang tidak layak konsumsi. 

"Sengaja kami belum bayarkan ke Bulog, mau meng-clearkan ini dulu. Apakah memang ada yang kurang bagus atau tidak ada. Saya minta kalau mau komplain bawa berasnya. Kalau banyak kita uji lab," kata Anas.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan dan Distribusi pada DKPP Kota Bogor, Soni Gumilar mengatakan, beras cadangan pemerintah ini telah disebarkan ke 796 RW se Kota Bogor.

"Setiap RW dialokasikan 9 pax atau sebanyak 27 kilogram beras," katanya.

Jumlah keseluruhan yang sudah didistribusikan tahun ini sebanyak 22.183 kilogram yang berasal dari beras cadangan pemerintah tahun ini dan cadangan tahun lalu.

"Tahun ini digunakan untuk dapur umum dan juga bagi warga yang belum mendapatkan bantuan," tuturnya. 

AYO BACA : Ojol di Bogor Diminta Perbanyak Penggunaan Sekat

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono